Jakarta – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengakui dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore untuk melaporkan realisasi investasi pada kuartal pertama.
“Ya, salah satunya mungkin realisasi investasi di kuartal pertama,” kata Rosan saat ditanya wartawan sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Rosan mengatakan isi pembahasan dalam pertemuan tersebut akan dijelaskan lebih lanjut kepada wartawan setelah dirinya menyampaikan laporan kepada Presiden.
“Pembahasannya apa, nanti, saya pasti saya akan ke sini lagi,” ucapnya singkat.
Selain Rosan, Presiden juga memanggil Chief Technology Officer Danantara sekaligus Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto.
Brian menyebut pembahasan antara dirinya dengan Presiden Prabowo akan berkaitan dengan peran perguruan tinggi.
“Tunggu, nanti saya cerita, kalau soal perguruan tinggi, pasti,” ucapnya.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Prabowo juga memanggil Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Dudung mengatakan dirinya siap untuk memberikan masukan terkait isu nasional dan internasional, termasuk geopolitik.
“Saya penasihat Presiden, tentunya mungkin ada hal-hal yang beliau minta saran masukan. Biasanya beliau, suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat,” kata Dudung sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa siang.
(Antara)