Reuters: Ekonomi Indonesia Tumbuh Diluar Perkiraan dan Didukung Pengeluaran yang Stabil

0 37

Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, mencatat sedikit lebih cepat dari perkiraan pertumbuhan pada kuartal Oktober-Desember dan ekspansi 2018 setahun penuhnya adalah yang terbaik dalam lima tahun, didukung oleh pengeluaran rumah tangga yang stabil.

Produk domestik bruto (PDB) pada kuartal terakhir 2018 diperluas 5,18% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan 5,11% dalam jajak pendapat Reuters dan 5,17% diposting untuk Juli-September.

Pertumbuhan 2018 setahun penuh adalah 5,17%, lebih tinggi dari perkiraan polling 5,15% dan menandai tahun ketiga kenaikan setelah laju turun menjadi 4,88% pada 2015.

Rupiah menguat sedikit setelah data sementara pasar saham tetap stabil.

Sementara pertumbuhan tahun lalu adalah yang terbaik sejak 2013, itu di bawah target pemerintah 5,4% dan Joko Widodo 7%, ketika berkampanye untuk pemilihan sebagai presiden pada tahun 2014, telah berjanji untuk mencapai.

Terlepas dari data yang lebih baik dari perkiraan, kepala biro statistik Suhariyanto memperingatkan risiko ekonomi tahun ini.

“Banyak proyeksi untuk ekonomi kita pada tahun 2019 telah menunjukkan banyak tantangan … dengan mitra dagang utama kita terlihat tumbuh lebih lambat,” Suhariyanto mengatakan pada briefing berita.

Data PDB adalah yang terakhir sebelum pemilihan umum Indonesia pada 17 April. Widodo sedang mencari masa jabatan lima tahun kedua dan menghadapi lawan yang sama seperti pada tahun 2014 – mantan jenderal Prabowo Subianto, yang telah menuduh presiden salah kelola ekonomi.

Widodo telah membangun infrastruktur di seluruh kepulauan dan menjaga inflasi tetap rendah meskipun rupiah anjlok ke posisi terendah 20 tahun, yang merupakan alasan pengeluaran rumah tangga stabil di kuartal keempat. Pengeluaran rumah tangga mewakili lebih dari setengah PDB Indonesia.

Investasi tumbuh sedikit lebih lambat pada kuartal keempat versus kuartal Juli-September dan perdagangan luar negeri masih memberikan kontribusi negatif terhadap PDB dengan impor lagi melebihi ekspor, data menunjukkan.

Jakarta sedang mengerjakan sejumlah insentif untuk meningkatkan pengiriman. Eximbank milik negara telah ditugaskan untuk memberikan pembiayaan ekspor yang lunak dan menteri perdagangan mengatakan ia mungkin membatalkan persyaratan surveyor untuk beberapa ekspor.

Target pemerintah untuk pertumbuhan tahun ini adalah 5,3% sementara bank sentral melihat 5,2%. Keduanya mengatakan permintaan domestik akan menjadi pendorong utama pertumbuhan, diikuti oleh investasi, sementara prospek ekspor mereka masih suram. (Reuters)

Leave A Reply

Your email address will not be published.