Ratusan Ular dari Sumatera Akan Diekspor ke Hong Kong

0 117
Ada 500 reptil dari berbagai spesies yang akan diekspor, termasuk ular, tokek, kura-kura, dan kadal yang akan dibudidayakan menjadi hewan hias di negara tersebut.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini mengatakan, dalam ekspor, reptil dari Indonesia telah dikagumi, karena penampilan fisiknya yang unik dan lucunya.

Sebelum pengepakan, ratusan reptil telah melalui pemeriksaan di instalasi karantina. “Pemeriksaan medis ini sangat diperlukan, agar hewan-hewan ini tidak menularkan penyakit berbahaya, seperti meningitis, ditambah proses pengobatan yang baik dan disertai sertifikat kesehatan,” katanya, Jumat 8 Juni 2018.

Bukan hanya ratusan reptil yang diekspor. Beberapa komoditas juga diekspor untuk meningkatkan daya saing pertanian Indonesia di luar negeri. Untuk komoditas yang diminati negara asing lebih banyak pada hasil rempah-rempah.

“Kemarin, ekspor serentak dan beberapa komoditas Indonesia seperti rempah-rempah sangat diminati, dengan rincian 100 kilogram cengkeh, 100 kg lada, 100 kg kayu manis, dengan negara tujuan Arab Saudi,” katanya.

Saat ini, ekspor produk pertanian telah mengalami percepatan dari tahun ke tahun yang menunjukkan tren positif di setiap periode. Biro Pusat Statistik mengatakan nilai ekspor pertanian Indonesia pada tahun 2017 mencapai US $ 33,1 miliar, naik 24 persen dibandingkan dengan ekspor tahun 2016 sebesar US $ 26,7 miliar.

“Negara-negara penerima utama ekspor pertanian Indonesia seperti Cina, Amerika, Jepang, Pakistan dan India harus terus waspada dalam meningkatkan nilai ekspor kami,” kata Banun. (VIVA)

Leave A Reply

Your email address will not be published.