Qu Yuan, Tokoh dalam Tradisi Peh Cun

0 379

Qu Yuan (屈原) adalah seorang penyair dan juga pejabat pemerintahan negara Chu pada Periode Negara Berperang. Qu Yuan lahir dari sebuah keluarga yang cukup berpengaruh di negara Chu. Ia menjadi penasehat untuk Kaisar Huai yang memerintah sejak 328 SM hingga 299 SM.

Qu Yuan memiliki karir politik yang baik hingga beberapa orang di pemerintahan yang tidak menyukainya melakukan tuduhan kepadanya. Akhirnya dia disingkirkan dan dampaknya negara Chu mengalami kekalahan dari negara Qin. Melihat keadaan yang tidak baik ini, Qu Yuan memutuskan untuk meneggelamkan diri di Sungai Miluo dengan cara mengikat dirinya menggunakan batu besar tepat pada hari ke-5 bulan ke-5 kalender lunar.

Para nelayan yang mengetahuinya langsung mengambil perahu dan mencari tubuh Qu Yuan. Mereka juga menebarkan kepalan beras ketan ke sungai agar tubuhnya tidak dimakan oleh ikan. Selain itu, mereka juga mencoba untuk menakut-nakuti ikan dengan percikan air lewat dayung dan menabuh genderang di perahu masing-masing.

Festival Perahu Naga ada untuk mengenang Qu Yuan yang banyak berjasa bagi negaranya.

Di Indonesia, festival Perahu Naga juga ikut dirayakan, khususnya lomba Perahu Naga yang paling umum di masyarakat. Ada sebutan lain juga, yaitu Peh Cun. Peh Cun berasal dari bahasa Hokkian yang berarti “mendayung perahu naga”.

Selain lomba Perahu Naga, ada beberapa kegiatan lain yang dilakukan selama festival Peh Cun, seperti makan bakcang, menggantung rumput Ai dan Changpu, serta mandi tengah hari.

Selain kegiatan tadi, perayaan Peh Cun di Indonesia juga beragam hasil percampuran dengan budaya lokal. Jika ingin melihat perayaan Peh Cun, bisa pergi ke Tangerang, Jogja, Tanjungpinang, Singkawang, Pontianak, dan Pekalongan. Tahun ini, festival Peh Cun akan berlangsung pada tanggal 18 Juni 2018, setelah perayaan Idul Fitri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.