PwC: 7 dari 10 Bank di Indonesia Terancam oleh Sistem Keuangan Go-Pay
Kemampuan pembayaran luas aplikasi ini menimbulkan risiko bagi bank konvensional
0 142
Tujuh dari 10 (72%) bank di Indonesia merasakan platform mobile sesuai permintaan Go-Jek sebagai pesaing yang tangguh karena semakin banyak raksasa teknologi menerobos masuk ke tempat pembayaran dan mengancam dominasi yang dipegang oleh penyedia layanan keuangan konvensional, menurut survei dilakukan oleh firma akuntansi PwC.Didirikan pada tahun 2015 sebagai layanan untuk sepeda motor, Go-Jek telah memperluas jangkauannya dengan menawarkan layanan transportasi dan pembayaran roda empat menggunakan platform pembayaran seluler Go-Pay.Perusahaan mengklaim untuk memproses lebih dari 100 juta transaksi setiap bulan dan $ 5b dalam pembayaran di kartu dan dompet digital tahun lalu saja.Demikian pula, 62% dari bank-bank Indonesia melihat Alibaba dengan produknya Alipay sebagai pesaing perbankan yang serius di masa depan. Alipay bersama dengan WeChat Pay secara agresif memperluas ke negara-negara Asia Tenggara karena mereka menyegel dominasi mereka di tanah air mereka setelah menangani pengeluaran $ 5,9t di China Daratan di Q4 saja.Menanggapi ancaman yang ditimbulkan oleh raksasa teknologi ini, 66% bank telah menerapkan strategi digital sebagai bagian dari strategi perusahaan mereka dalam upaya mempertahankan pangsa pasar mereka. Lebih dari setengah (56%) juga mengindikasikan bahwa mereka menetapkan lebih dari 5% target pendapatan dari inisiatif digital.Survei PwC berupaya untuk mengumpulkan beragam pandangan dari eksekutif perbankan senior mengenai perbankan digital di Indonesia. (sbr.com)
Artikel Terkait
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email