Perusahaan Minyak Exxon Mobil Akan Menutup Pabrik LNG Papua New Guinea Dalam Tujuh Hari

0 262
Tokyo. ExxonMobil Corp akan menutup pabrik gas alam cair (LNG) Papua New Guinea setidaknya selama tujuh hari untuk pemeriksaan kerusakan fasilitas setelah gempa, kata seorang sumber internal yang mengetahui hal tersebut yang menolak untuk diidentifikasi.

Di Jepang, Osaka Gas dan JERA Co, perusahaan bahan bakar joint-venture antara Tokyo Electric Power dan Chubu Electric Power, adalah pembeli proyek LNG tersebut.

Osaka Gas melihat tidak ada dampak besar pada pengadaan LNG dari penutupan pabrik, kata Presiden perusahaan Takehiro Honjo pada hari Selasa.

Presiden Chubu Electric Power Co Jepang juga melihat tidak ada dampak besar pada pengadaan.

“Di Belahan Bumi Utara, periode musim dingin yang parah telah berakhir, dan kami tidak mengharapkan dampak yang besar untuk diikuti sebagai hasil dari penghentian,” kata Presiden Chubu Satoru Katsuno kepada wartawan pada hari Selasa.

LNG Papua New Guinea telah memproduksi sekitar 20 persen di atas kapasitas pengenalnya sebesar 6,9 juta ton per tahun.

Harga spot LNG Asia tetap kuat bulan ini di tengah pembelian baru Jepang dan karena pasokan dari Amerika Serikat terus berlanjut meski musim puncak musim dingin berakhir.

Leave A Reply

Your email address will not be published.