Meski diselenggarakan dengan suasana sederhana, namun acara peringatan Hari Ulang Tahun Ng Chun Nyit Thai Pak Kung, yang dilaksanakan di Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya Bok Ma Kong, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Minggu, 18 Maret 2018 berlangsung dengan sangat meriah. Hal tersebut, terlihat dengan antusiasnya kehadiran ribuan masyarakat serta tamu undangan, memenuhi seluruh meja hidangan makan bersama yang disediakan panitia.
Sejak pukul 17.00 Wib hingga malam hari, warga terus berdatangan memadati Kelenteng Ng Chun Nyit Thai Pak Kung yang telah berusia 110 tahun. Warga silih berganti untuk melakukan ritual sembahyang dan memanjatkan doa kepada Dewa. Terlihat pada altar sembahyang, tersaji beragam buah-buahan, mie panjang, dan telur merah sebagai simbol ucapan syukur kepada Dewa.

Aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga mengamankan ritual sembahyang yang dihadiri Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Ketua panitia perayaan HUT Ng Chun Nyit Thai Pak Kung, Tjhin Sui Phin mengungkapkan, ritual sembahyang menyambut ulang tahun Dewa Ng Chun Nyit Thai Pak Kung telah berlangsung lama, yakni sejak tahun 1908 silam.
Dalam kurun waktu ratusan tahun, umat Tri Dharma dan warga Tionghoa setempat selalu membawa perlengkapan sembahyang, memberikan penghormatan dan memanjatkan doa kepada Dewa Bumi Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, bagian pengamanan, dan seluruh panitia yang bekerjasama dalam menyukseskan acara peringatan ulang tahun Ng Chun Nyit Thai Pak Kung ini,” papar Tjhin Sui Phin, dikonfirmasi Harian InHua.
Ia menyampaikan, acara peringatan HUT Dewa Bumi Raya tahun ini terlihat lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia beserta seluruh panitia mendoakan, semoga Ng Chun Nyit Thai Pak Kung senantiasa memberkati dan melindungi seluruh tamu undangan dan masyarakat Singkawang, diberikan kesehatan, kesejahteraan, kedamaian dan kemudahan rezeki.

Ia menuturkan, dirinya selaku Ketua panitia bersama para pengurus Kelenteng, akan menggelar perayaan ulang tahun bagi Dewa Bumi Raya setiap tahunnya, bertepan tanggal 2, bulan 2 penanggalan kalender Imlek.
“Sama seperti tahun sebelumnya, peringatan hari ulang tahun Ng Chun Nyit Thai Pak Kung kali ini, kita juga menyiapkan hidangan makan bersama dan hiburan musik karaoke. Meski acara berlangsung sederhana, namun tidak mengurangi makna peringatan. Mari kita sambut ulang tahun Thai Pak Kung dengan mempererat kebersamaan, dan kekeluargaan. Semoga tahun depan kita semua bisa bertemu kembali di sini yang tentunya dengan suasana yang lebih meriah,” tuturnya.
Sekretaris HUT Dewa Ng Chun Nyit Thai Pak Kung, Liu Fun Kian alias Afun mengatakan, persiapan ulang tahun Dewa Bumi Raya tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Yakni melakukan ritual bersih-bersih di Kelenteng agar umat yang akan melaksanakan sembahyang, merasa nyaman dan lebih khusyuk. Pihaknya juga mempersilahkan umat dan tamu undangan membawa perlengkapan sembahyang seperti minyak, dupa, lilin, dan buah.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang sudah meluangkan waktu menghadiri acara perayaan HUT Ng Chun Nyit Thai Pak Kung, yang dilaksanakan di halaman kelenteng Tri Dharma Bumi Raya Bok Ma Kong ini. Kita juga bersyukur, acara perayaan dapat berjalan dengan aman, tertib, sukses, dan lancar. Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama panitia pelaksana, pengurus Kelenteng dan juga aparat kepolisian sektor Singkawang Selatan, yang turut mengamankan acara yang kami laksanakan,” kata Liu Fun Kian.
Menurut dia, setiap tahun perayaan hari besar Ng Chun Nyit Thai Pak Kung selalu didatangi umat Tri Dharma yang tidak hanya asal Kota Singkawang, tetapi juga dari daerah lainnya, karena Kelenteng yang dikelolanya ini memiliki nilai sejarah tinggi.

“Kalau pada kegiatan sembahyang hari ini, umat yang hadir sekitar 500 orang lebih. Tapi kalau ditambah jumlah pengunjung pada malam kemarin, jumlahnya mencapai ribuan,” ucap dia.
Untuk memeriahkan perayaan ini, kata dia, pihaknya menggelar hiburan musik karaoke, dan menyediakan beragam sajian makanan untuk disantap bersama-sama tamu undangan yang hadir dalam perayaan tersebut.
Sementara itu, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie yang datang lebih awal dengan memakai baju batik, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang masih melestarikan tradisi perayaan sembahyang ulang tahun Dewa Ng Chun Nyit Thai Pak Kung.
“Saya merasa bahagia bisa meluangkan waktu menghadiri acara perayaan Hut Dewa Ng Chun Nyit Thai Pak Kung di Bok Ma Kong ini. Apalagi, Kelenteng ini usianya sudah lebih dari seratus tahun, yakni dibangun sejak tahun 1908 dan hingga sekarang masih ramai dikunjungi umat untuk melaksanakan sembahyang dan memanjatkan doa. Semoga keberadaan Kelenteng Ng Chun Nyit Thai Pak Kung di Bok Ma Kong ini, bisa terus dijaga, dirawat, dan dilestarikan sebagai upaya menjaga aset budaya Tionghoa. Kita harus selalu merawat kebudayaan kita, karena kebudayaan menjadi kearifan lokal yang bisa menghargai perbedaan antara suku dan umat beragama yang bisa memberikan keindahan terhadap bangsa ini,” kata Tjhai Chui Mie, dalam kunjungan singkatnya.

“Mari kita jaga kebersamaan, saling menghormati dan menghargai antar sesame. Semoga moment peringatan HUT Ng Chun Nyit Thai pak Kung ini, kita semua diberi keberkahan, kekuatan, dalam menjalani hidup dengan rukun dan damai. Saya berharap seluruh umat Tri Dharma Kota Singkawang, dapat menjadi warga yang baik, taat dan patuh pada aturan dan undang-undang yang berlaku. Turut memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, dengan mempertebal keimanan sesuai ajaran agama masing-masing. Kita juga optimis, peringatan HUT Dewa Bumi Raya di Bok Ma Kong, untuk tahun mendatang dapat dilaksanakan lebih baik dan lebih meriah lagi,” pungkasnya.
Asap di Kelenteng Ng Chun Nyit Thai Pak Kung, tampak mengepul dari dupa yang dibakar setiap umat yang melaksanakan sembahyang. Kepulan asap dupa yang cukup tebal, ditambah dengan harumnya aroma dupa membuat suasana di sekitar Kelenteng menjadi sakral. (Rio Dharmawan)