Pemangkat-Harian InHua. Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Cung Jong Thai Pak Kung atau Dewa Bumi Raya di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, mendapat apreasiasi luar biasa dan dinilai Spektakuler oleh berbagai kalangan. Salah satunya disampaikan oleh Bupati Kabupaten Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, yang memberikan atensi dan aplaus kepada panitia penyelenggara yang menggelar kegiatan itu di Kelenteng Tridharma Bumi Raya, Jalan Gedung Nasional, Pemangkat Kota, Jumat, 20 Juli 2018.
“Bravo, Luar Biasa, Sungguh ART pelaksanaan acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya di Kecamatan Pemangkat tahun ini. Sungguh luar biasa ramai umat beragama dan tamu undangan yang hadir disini. Pada perayaan ini juga dapat kita saksikan atraksi Barongsai yang tampil begitu memukau yang sengaja diundang panitia dari Kota Singkawang. Lebih spektakuler lagi, perayaan HUT Dewa Bumi Raya tahun ini, juga di hadiri dua Kepala Daerah, yakni Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, dan saya sendiri Bupati Sambas. Selain itu juga hadir dua Kapolres, yaitu Kapolres Singkawang, AKBP. Raymon Marcelino Masehi dan Kapolres Sambas, AKBP. Cahyo Hadiprabowo. Oleh karena itu, kiranya kita perlu memberikan apresisasi kepada panitia penyelenggara, terutama kepada Ketua panitia Siet Cin Cung alias Atong, yang telah mengemas acara ini dengan begitu baik, sebagai bentuk pemersatu dan mempererat silaturahmi antar pemeluk agama di Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang,” kata Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memberikan apresianya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Kalimantan Barat, Narioto, Komandan Brigrif 19/Khatulistiwa Singkawang, Kolonel Infanteri Fredy Sianturi, Kapolsek Pemangkat Kompol Agus Riyanto, Camat Pemangkat, Agustian Rahmat, Danramil 1202-02/Pemangkat Kapten Inf Sujarno, Kasi Bimas Buddha Kota Singkawang, Warsito, dan seluruh Kepala Desa Kecamatan Pemangkat, serta sejumlah Ketua dan Pengurus Kelenteng di Kabupaten Sambas, dan Kota Singkawang.
Ketua panitia, Siet Cin Cung dalam sambutan memaparkan, peringatan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya di Kecamatan Pemangkat merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya, pada tanggal 8 bulan 6 penanggalan imlek.
Ia mengatakan, sesungguhnya acara perayaan HUT Dewa Bumi Raya telah dilaksanakan dua hari sebelumnya, yang diawali dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako di Kecamatan Tebas, dilanjutkan dengan kegiatan doa dan sembahyang bersama.
Adapun tujuan dilaksanakan perayaan HUT Dewa Bumi Raya, disebutkan Siet Cin Cung adalah menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat serta unsur Forkopimda, tidak hanya di Kecamatan Pemangkat dan Kabupaten Sambas, tetapi juga Kota Singkawang.
“Puncak perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya atau Cung Jong Thai Pak Kung di Kecamatan Pemangkat, selalu kami rayakan dengan meriah setiap tahunnya, dan untuk tahun ini lebih kami meriahkan lagi, dengan menampilkan atraksi 4 ekor Barongsai yang kami undangan dari Kota Singkawang. Selain itu, kami juga menyediakan jamuan makan bersama secara besar-besaran, lengkap dengan hiburan para penyanyi dari Sakura Band, serta pencabutan undian doorprize, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda,” kata Siet cin Cung.
Atas terselenggaranya perayaan yang begitu spektakuler, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan, sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kami atas nama panitia perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya Pemangkat, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama, Narioto, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Kapolres Singkawang, AKBP. Raymon Marcelino Masehi dan Kapolres Sambas, AKBP. Cahyo Hadiprabowo, serta seluruh umat dan tamu undangan. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat kasihnya, sehingga semua yang hadir dapat merayakan HUT Dewa Bumi Raya, dengan perasaan penuh bahagia. Semoga semua yang hadir dapat terhibur, kehidupan kita terus bertambah jaya dalam arti Ka Lin dan Ka Bong dan para Dewata berkenan memberkati kita semua,” kata Siet Cin Cung.
Sementara itu, Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Kalimantan Barat, Narioto mengharapkan acara peringatan HUT Dewa Bumi Raya mampu membangkitkan kerukunan dan semangat toleransi antar umat beragama tidak hanya di Kecamatan Pemangkat, tetapi juga di Kabupaten Sambas dan juga Kota Singkawang.
“Segenap elemen masyarakat terutama umat Buddha Kecamatan Pemangkat, kami harapkan bisa menjadikan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya untuk bersama-sama membangun kerukunan dan toleransi dengan mengedepankan azas saling menghormati, saling pengertian, dan saling menghargai demi terwujudnya kehidupan yang aman dan kondusif serta tetap menjunjung adat istiadat dan keyakinan masing-masing,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Narioto menyampaikan pesan akan pentingnya kebersamaan, dalam menjalin toleransi dan kerukunan. Ia mengatakan, puncak perayaan HUT Dewa Bumi Raya yang begitu meriah, tidak hanya dihadiri warga Tionghoa, namun juga etnis lainnya, dalam rangka merajut persatuan dan kebersamaan serta semangat kebhinekaan.
“Melalui perayaan HUT Dewa Bumi Raya ini, saya menilai kebersamaan antar etnis dan budaya sudah menyatu dalam masyarakat Kabupaten Sambas, khususnya di Pemangkat ini. Sejarah kemerdekaan juga membuktikan, kemerdekaan diperjuangkan bersama-sama tanpa melihat suku, agama dan latar belakang budaya. Jangan lupa, bahwa kebhinekaan merupakan identitas jati diri bangsa kita,” tukasnya. (Rio Dharmawan)









