The news is by your side.

Pengusaha Udang Indonesia Mulai Menjelajahi Pasar China dan Timur Tengah

0 11

Upaya-upaya Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk meninjau fasilitas Generalized System of Preference (GSP) terhadap Indonesia diproyeksikan mengganggu ekspor Indonesia ke AS. Salah satunya: udang, 70% diantaranya diekspor ke Paman Sam.

Sejauh ini, AS adalah tujuan ekspor terbesar untuk udang Indonesia. Sebelum peninjauan GPS selesai, para pengusaha terus mengeksplorasi pasar baru.

Beberapa pasar alternatif yang dieksplorasi untuk ekspor udang adalah China dan Timur Tengah. Kedua wilayah tersebut dianggap mampu menampung udang Indonesia di tengah tekanan ekspor AS dan Uni Eropa.

Ketua Umum Indonesian Shrimp Club (SCI) Iwan Sutanto mengatakan eksplorasi ekspor udang ke Cina telah dimulai. Saat ini, Negeri Tirai Bambu telah mengimpor udang Indonesia dalam jumlah kecil. “Potensi ekspor udang ke China dan Timur Tengah cukup besar. Populasinya juga besar,” katanya, Senin (20/8).

Menurut Iwan, saat ini, harga udang Indonesia telah menurun karena ancaman ekspor dari AS dan Uni Eropa. Misalnya, ukuran udang 30 biaya turun Rp. 7.000 hingga Rp. 93.000 per kilogram (kg). Hanya, secara umum, harga rata-rata udang dengan ukuran lebih besar adalah sekitar Rp. 80.000 per kg.

Penurunan itu terjadi karena Indonesia harus bersaing dengan produsen udang lain seperti Vietnam dan India. Apalagi, belakangan, produksi udang di India mengalami surplus sehingga harganya jatuh. Tahun ini, produksi udang budidaya diperkirakan mencapai 700.000 ton, naik 9% dari tahun 2017 yang berjumlah 642.000 ton.

Arik Hari Wibowo Direktur Bidang dan Kesehatan Ikan dari Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan, pemerintah mendukung pengembangan pasar ekspor udang.

Selain membuka pasar alternatif, pemerintah juga memastikan pengembangan udang terutama dalam fasilitas dan akses distribusi.

Dia mengatakan, masalah dalam budidaya udang saat ini adalah pendangkalan dan kerusakan pada saluran irigasi tambak. : Ini akan mempengaruhi kesehatan udang dan kualitas air, “kata Arik.

Oleh karena itu, KKP mendorong program kemitraan swasta dengan petani sehingga mereka mendapatkan teknologi yang baik. (kontan.co.id)

Leave A Reply

Your email address will not be published.