Weather , , 0°C

Harian Inhua Online

BERITA INHUA

 Breaking News

Penggunaan Mata Uang Asing di Wilayah Perbatasan RI Turun hingga Rp5,8 Triliun

Penggunaan Mata Uang Asing di Wilayah Perbatasan RI Turun hingga Rp5,8 Triliun
November 28
14:23 2017

Jakarta. Bank Indonesia (BI) mencatat peredaran mata uang asing di wilayah perbatasan NKRI mengalami penurunan hingga Rp5,8 triliun. Jumlah tersebut turun dari USD6 miliar menjadi USD1,3 miliar pada November 2017.

Deputi Gubernur BI Sugeng menilai jumlah tersebut semakin menurun setelah pemerintah memperbaiki gedung dan fasilitas di pos lintas batas. Sedikitnya Presiden Joko Widodo telah meresmikan lima gedung pos baru di wilayah perbatasan RI dengan negara tetangga.

“Dari USD6 miliar sekarang menjadi USD1,3 miliar dan itu bertahap akan dihilangkan, jadi rupiah sudah berkibar di Tanah Air. Setelah diresmikan perbatasan jadi bagus,” ujarnya di Mako Dit Polair Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 28 November 2017.

Sugeng menuturkan pihaknya telah menyediakan fasilitas perbankan seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM) hingga money changer di setiap pos lintas batas. Untuk itu, warga asing yang ingin bertransaksi di wilayah perbatasan wajib menggunakan mata uang Garuda.

Selain itu, BI juga menyiapkan kas-kas titipan di bank-bank umum sebagai tempat penukaran rupiah agar kondisi fisik rupiah dan pasokannya di masyarakat tetap terjaga.

“Setelah diimplementasikan peraturan harus mengunakan rupiah dan sekarang penggunaan USD makin jauh menurun,” tutup dia.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, rupiah merupakan alat pembayaran yang sah sehingga wajib digunakan dalam kegiatan perekonomian di wilayah Indonesia.

Hal ini juga diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/3/PBI/2015 dan Surat Edaran (SE) Nomor 17/11/DKSP tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam UU tersebut, setiap orang yang tidak menggunakan rupiah di wilayah NKRI dan menolak rupiah untuk pembayaran di wilayah NKRI akan dihukum dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp200 juta. (Metro TV)

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment