Pameran Sepatu di Beijing: Dari Sepatu Kaca Cinderella hingga Sepatu Foot-Binding China

Pameran Sepatu, Shoes: Pleasure and Pain, dipajang di pusat perbelanjaan Tai Koo Li di Sanlitun, Beijing hingga 26 Agustus
0 201

Sebuah pameran yang menyoroti alas kaki luar biasa seperti yang muncul dalam cerita rakyat di seluruh dunia dipajang di Beijing hingga 26 Agustus.

Sepatu: Pleasure and Pain adalah sebuah pameran yang melihat pada ekstrem sepatu, menghadirkan lebih dari 140 pasang mulai dari alas kaki abad pertengahan dari 1370-an hingga desain paling rumit oleh pembuat kontemporer. Mereka datang dari tempat-tempat termasuk Afrika, Asia, Eropa, Timur Tengah dan Amerika Utara. Ini dibuka 26 Juli.

Dibagi atas lima tema yang berbeda-Transformasi, Status, Seduction, Kreasi, dan Obsesi-layar memeriksa kenikmatan dan rasa sakit sepatu telah dibawa ke wanita, dan mencerminkan pada peran budaya yang mereka wujudkan dalam sejarah kreativitas manusia.

Bagian khusus dari pameran ini adalah pameran 14 pasang sepatu dari koleksi pribadi aktris dan penyanyi Karen Mok, berbagi cerita pribadi eksklusif tentang kehidupan dan karirnya.

Pameran ini diselenggarakan bersama oleh Victoria and Albert Museum dari London dan Swire Properties. Beijing adalah pemberhentian keempat di tur Asia-nya.

Pameran Sepatu, Shoes: Pleasure and Pain, dipajang di pusat perbelanjaan Tai Koo Li di Sanlitun, Beijing hingga 26 Agustus
Aktris asal China, Jiang Mengjie (kiri) bersama Lucia Savi sebagai kurator dalam pameran kali ini.
Sepatu kulit karya Christian Louboutin yang diberi nama ‘Piglet’ dan diluncurkan di Paris pada tahun 2004.
Sepasang sepatu foot-binding atau tradisi mengikat kaki pada wanita yang terbuat darui sutera. Sepatu ini diperkirakan dibuat antara tahun 1740 dan 1760. Sepatu ini menjadi koleksi dari Swedish Museum of Culture and History.
Sepasang sepatu bernama “Pompadour’ yang terbuat dari sutera dan brokat, diperkirakan dipakai antara tahun 1760 hingga 1770. Sepatu ini merupakan koleksi dari Victoria and Albert Museum.
Sepatu Agent Provocator yang terbuat dari kulit berwarna merah, sutra, dan bulu bangau. Sepatu ini dilyucurkan pada tahun 1990.
Sepatu kaca seperti milik Cinderella juga menjadi bagian penting dalam pameran sepatu di Beijing kali ini.
Sepatu geta yang terbuat dari kayu, sutera dan rumput di Tokyo pada tahun 2016.

Leave A Reply

Your email address will not be published.