Meriahnya Hari Ulang Tahun Walikota Singkawang

0 457

Singkawang – Ribuan masyarakat Kota Singkawang dan tamu undangan dari berbagai daerah menghadiri acara Hari Ulang Tahun Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang jatuh pada tanggal 27 Februari 2018.

Acara ulang tahun yang dirangkai dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2569 Bersama, di gedung Sunmoon, Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Singkawang Tengah juga dihadiri Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasha dan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot.

Kedatangan Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama dengan Karolin Margret Natasha dan Suryadman Gidot yang juga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat itu, disambut langsung oleh Ketua Permates, Liu Jau Cung, para Ketua Perkumpulan dan Yayasan Tionghoa dari Jakarta, Tanggerang, serta para Pimpinan Perusahaan lainnya di berbagai daerah Indonesia.

Perayaan Hari Ulang Tahun Walikota Singkawang ditandai dengan peniupan lilin, diiringi lahu Selamat hari Ulang tahun, dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng oleh Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi suaminya, Lim Hok Nen.

Dalam perayaan ini juga dimeriahkan atraksi Barongsai, tarian multi etnis dari Sanggar Simpur, persembahan lagu Tahun Baru Imlek, dan tarian yang dibawakan oleh muda-mudi Tionghoa yang tergabung dalam Permates.

Tidak ketinggalan, juga  dipersembahkan drama kolosal Shang Hai Than serta penampilan sejumlah penyanyi yang tergabung dalam Group Bintang Jakarta, yang tampil memukau seluruh tamu undangan.

Ketua Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 Bersama, Liu Jau Cung dalam kesempatan tersebut memaparkan, bahwa dirinya merasa bangga, acara perayaan Imlek Bersama 2569, tidak hanya dihadiri masyarakat Kota Singkawang, Sambas, dan bengkayang, tetapi juga dihadiri pengusaha dan Ketua Perkumpulan Sosial Kemasyarakatan Tionghoa di Jakarta dan Tangerang.

“Kami mengundang semua lapisan masyarakat Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Bengkayang, beserta Ketua dan pengurus Perkumpulan Masyarakat Kalimantan Barat yang ada di Jakarta, dan Tanggerang untuk menghadiri acara ulang tahun Walikota Singkawang, yang dirangkai dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2569 Bersama di gedung Sunmoon, Kota Singkawang ini,” ujar ketua Permates Liu Jau Cung menyampaikan kata sambutannya.

Menurut Liu Jau Cung, acara Imlek Bersama hendaknya dapat didayagunakan seoptimal mungkin, untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan serta memperkokohan semangat persatuan dan kesatuan yang penuh dengan kasih sayang dan persaudaraan dan tidak terganggu karena perbedaan.

“Kehadiran kita semua dalam acara perayaan Imlek Bersama 2569 di gedung Sunmoon ini, merupakan bukti bahwa kita bersatu. Semoga kebersamaan yang kita jalani saat ini, membawakan kebahagiaan dan kegembiraan dalam menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” kata Liu Jau Cung.

Ia berharap acara Imlek Bersama, dapat dimanfaatkan masyarakat Kota Singkawang, Sambas, dan Bengkayang untuk saling bersilaturahmi.

“Jadi acara Imlek Bersama ini, saya harapkan bisa membawakan manfaat daan kebaikan bagi kita semua, baik itu antara sesama warga Tionghoa maupun dengan warga lainnya, dalam suasana kekeluargaan sebagai wujud kerukunan diantara kita semua,” pungkasnya.

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang serta seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara Hari Ulang Tahun dirinya yang dirangkai bersamaan dengan perayaan Imlek Bersama 2569.

Menurut Tjhai Chui Mie, acara Imlek Bersama hendaknya dapat didayagunakan seoptimal mungkin, untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan serta memperkokohan semangat persatuan dan kesatuan yang penuh dengan kasih sayang dan persaudaraan dan tidak terganggu karena perbedaan.

“Kehadiran kita semua dalam acara perayaan Imlek Bersama 2568 di Swiss Bell Inn ini, merupakan bukti bahwa kita bersatu. Semoga kebersamaan yang kita jalani saat ini, membawakan kebahagiaan dan kegembiraan dalam menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia mengatakan, perayaan Imlek Bersama 2569 tahun ini, merupakan momentum yang sangat spesial sekaligus istimewa bagi dirinya.

“Peringatan Hari Ulang Tahun saya pada malam ini, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi diri saya, dapat menggelar acara Imlek Bersama dengan Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasha dan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, serta seluruh tamu undangan yang tidak dapat saya sebutkan namanya satu persatu. Untuk itu, perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih, kepada Panitia perayaan Imlek Bersama yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga kita dapat melaksanakan dengan baik, sukses dan sangat meriah,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia  menuturkan, bahwa dirinya merasa  sangat senang dan terkesan dengan adanya perayaan Tahun Baru Imlek Bersama dengan masyarakat Singkawang, Sambas, dan Bengkayang serta para Ketua dan pengurus Perkumpulan Tionghoa asal Kalimantan Barat yang ada di Jakarta dan Tanggerang.

Disampaikan Tjhai Chui Mie, acara Imlek Bersama selain menjadi sarana pemersatu dengan pengurus dan masyarakat Singbebas, juga saling menguatkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat dengan Ketua dan pengurus Perkumpulan Tionghoa dari berbagai daerah di Indonesia.

“Intinya adalah kebersamaan, semua masyarakat kumpul di sini, tidak ada perbedaan. Saya harapkan di tahun shio Anjing tanah ini akan menjadikan kehidupan kita semua lebih baik dalam segala hal,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tjhai Chui Mie menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2569 dan Cap Go Meh tahun 2018.

Gong Xi Fa Cai, Sin nien Khuai lek, Wan She Ru Yi. Mudah-mudahan, ditahun shio Anjing ini masyarakat Kota Singkawang, Sambas, dan Bengkayang senantiasa sehat selalu dan rezekinya bertambah. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya juga mengajak kita semua bersama-sama mendoakan semoga Kota Singkawang mendapat berkah, sehingga  terwujud Kota yang paling Toleransi se Indonesia, untuk semua masyarakat tanpa terkecuali,” pungkasnya.

Bupati Landak yang juga Calon Gubernur Kalimantan Barat, dr. Karolin Margret Natasha mengajak kepada seluruh tamu undangan dan juga masyarakat Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, untuk terus menjaga kekompkan dan kebersamaan antar sesama.

Ia mengatakan, jika masyarakatnya bersatu akan menjadi modal utama untuk menjadikan Singkawang, Sambas, dan Bengkayang serta seluruh Kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, semakin kuat dan kokoh dalam mensukseskan berbagai program pembangunan.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat Hari Ulang Tahun kepada Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie dan selamat merayakan Tahun baru Imlek dan Cap Go meh, bagi seluruh masyarakat Tionghoa se Kalimantan Barat yang merayakannya. Bersatunya seluruh komponen masyarakat merupakan salah satu indikator, akan suksesnya pembangunan di suatu daerah. Yang mana, pemerintah sebagai penyelenggara negara akan bergotong royong dengan warganya untuk mempercepat pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan. Kita ketahui bersama, persatuan dan kebersamaan akan membawakan dampak positif. Karena itu, mari kita jadikan acara perayaan Imlek Bersama ini, sebagai sarana meningkatkan silaturahmi, persaudaraan dan kekeluargaan, agar kita dapat bergerak bersama menyongsong perubahan yang lebih baik,” ungkap Karolin Margret Natasha.

Sementara itu, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menyampaikan apresiasi atas berbagai kebijakan serta langkah dan terobosan brilian yang dilakukan oleh Walikota Singkawang.

“Salah satu yang bisa dilihat yaitu dengan digelarnya acara perayaan Imlek Bersama di gedung Sunmoon yang berlangsung dengan sukses dan sangat meriah ini.  Dalam kesempatan yang berbahagia ini, tak lupa saya mengucapkan selamat merayakan tahun baru Imlek 2569 dan Cap Go meh 2018, serta selamat ulang tahun atas bertambahnya usia Walikota Singkawang. ‎Semoga kemuliaan, kesejahteraan, kesehatan dan sprit perubahan terus mengiringi perjalanan kepemimpinan Walikota Singkawang dalam membangun dan mensukseskan segala bidang,” kata Suryadman Gidot.‎‎‎‎

Ia berharap, momentum perayaan Tahun Baru Imlek Bersama masyarakat Singakwang, Sambas, dan Bengkayang yang digagas Permates ini, menjadi perekat untuk membina kehidupan, dan kerukunan hidup antar umat beragama guna, terciptanya kehidupan masyarakat yang  seimbang dan selaras, sekaligus dapat mengatasi berbagai permasalahan sosial budaya, dapat merusak mental bangsa, dan menghambat kemajuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Oleh karena itu, terus perkuat jalinan tali silaturrahmi, persaudaraan dan kekeluargaa di antara kita semua, terutama masyarakat Singakwang, Sambas, dan Bengkayang yang multi etnis dan beragam budaya serta adat istiadatnya yang secara langsung akan mempengaruhi dan memberikan dampak yang positif bagi pergaulan kehidupan dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dirinya yakin masyarakat Kalimantan Barat adalah masyarakat yang cerdas yang memahami perpecahan dapat menyebabkan kemunduran. Apalagi, menurutnya, Kalimantan Barat sudah memiliki modal sumber daya alam untuk maju.

“Kebersamaan akan membuat kemajuan yang lebih akseleratif, sepanjang kebersamaan ini dijaga, maka Kalimantan barat secara alami akan bisa lebih maju,” tutupnya.

Acara ditutup dengan persembahan lagu dan tarian serta jamuan makan bersama.

Koran Harian Inhua

Leave A Reply

Your email address will not be published.