“Perkembangan situasi ekonomi dan keuangan global dan tensi geopolitik yang sangat tinggi bergerak cepat dan dinamis. Kondisi ini memengaruhi berbagai indikator ekonomi yang perlu diantisipasi dan diwaspadai,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi @smindrawati, seperti dikutip di Jakarta, Senin.
Bendahara Negara mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus menjadi instrumen yang penting dalam menghadapi gejolak serta dinamika global dan nasional.
Di samping membahas kondisi ekonomi dan geopolitik, Menkeu dan jajarannya turut membahas persiapan pertemuan G20 pada minggu depan serta Spring Meeting IMF-World Bank dalam rapat tersebut.
“Masih suasana Lebaran, snack favorite dan suguhan khas kastengel dan nastar serta putri salju cookies menemani rapat kami,” ujar dia.