Lazada Siap Meluncurkan Sistem E-payment Untuk Indonesia Tahun Ini

0 158

LAZADA tampaknya akan memiliki rencana besar di tahun 2018, baru-baru ini mengumumkan update berbasis konsumen besar-besaran untuk operasinya di Indonesia. Menurut pengumuman tersebut, Lazada Indonesia akan memulai kembali sistem pembayaran elektronik pada suatu waktu nanti, dalam upaya untuk mengikuti pasar pembayaran e-payment di Indonesia.

Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri mengatakan bahwa sistem baru ini, yang akan bersumber dari Alibaba, akan menjadi langkah besar menuju pertumbuhan dan perkembangan platform belanja online di tahun-tahun depan.

Achmad melanjutkan rincian tentang sistem akan tetap dirahasiakan untuk saat ini, walaupun dia memastikan bahwa migrasi ke gateway pembayaran baru harus selesai pada bulan Maret.

“Saya belum bisa mengungkapkan rincian sistemnya, tapi kami sedang dalam proses migrasi dari teknologi Lazada ke Alibaba saat ini,” kata Achmad, menurut The Jakarta Post.

Secara keseluruhan, eksekutif Lazada sangat optimis mengenai peluang teknologi pembayaran Alibaba. Alibaba, setelah semua, saat ini mendominasi lingkup e-commerce di wilayah Asia utama. Sebagai raksasa e-commerce memperluas jangkauannya, ia telah berinvestasi di banyak platform belanja online lainnya juga.

Salah satunya adalah Lazada, yang pada saat penulisan, 83 persen dimiliki oleh raksasa e-commerce China. Dengan pemikiran ini, transisi Lazada ke sistem pembayaran elektronik sangat masuk akal.

Bagi Achmad, setidaknya, sistem baru ini kemungkinan akan menguntungkan pedagang Lazada, banyak di antaranya adalah usaha kecil yang telah bermitra dengan platform e-commerce selama bertahun-tahun. Dengan teknologi Alibaba di belakangnya, Achmad yakin tidak akan lama sebelum Lazada melihat peningkatan pendapatan yang signifikan bagi para pedagang mitra perusahaan.

“Untuk tahun 2018, kami berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna melalui situs web dan aplikasi baru yang diperbarui, yang menyesuaikan tata letak sesuai dengan perilaku belanja individu. Kami juga akan memperluas #UpgradeUKM (program pembinaan khusus) ke 29 kota tahun ini, “katanya dalam sebuah pernyataan kepada Post.

#UpgradeUKM, bersama dengan program lain seperti prakarsa Penjualan Online Nasional (Bujonas), merupakan bagian dari program khusus Lazada untuk pemilik usaha kecil. Sebagaimana dicatat dalam laporan AsiaOne, Bujonas telah terbukti sukses pada bulan Desember yang lalu ketika diluncurkan, dengan ribuan UMKM merangkul e-commerce sebagai hasil program.

Selain program pelatihan khusus, Lazada juga berencana segera meluncurkan Universitas Lazada. LU akan ditujukan untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan pelatihan penjual yang ada di platform e-commerce, serta UKM yang tertarik untuk mengalihkan bisnis mereka ke Internet.

Leave A Reply

Your email address will not be published.