Terdorong rasa kepedulian terhadap sesama, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Kota Singkawang melakukan kunjungan kasih ke Panti Werdha Sinar Abadi, Kota Singkawang, Minggu, 15 April 2018.
Kehadiran insan Tzu Chi disambut haru oleh puluhan Opa Oma yang sudah belasan tahun menghuni Panti Werdha yang dikelola oleh Yayasan Buddha Cikung itu. Bahkan tidak sedikit diantara Opa Oma yang sudah mengenal dekat dengan insan Tzu Chi, karena sudah sering melakukan kunjungan kasih ke Panti Werdha yang terletak di Jalan Raya Sagatani, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan itu.

Ketua koordinator bidang sosial Tzu Chi, Bong Sui Khim, menuturkan mengunjungi Opa Oma penghuni Panti Jompo merupakan wujud kepedulian, sekaligus sebagai upaya menumbuh kembangkan kepekaan sosial terhadap sesama, terutama para lansia yang membutuhkan perhatian, dan sentuhan kasih.
“Kunjungan kasih ke Panti Werdha Sinar Abadi ini merupakan agenda rutin kita, dalam rangka mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan, menumbuhkembangkan kepekaan sosial insan Tzu Chi, sekaligus untuk melihat kondisi kesehatan Opa Oma penghuni panti jompo yang memang sangat membutuhkan perhatian dari kita, insan Tzu Chi,” kata Bong Sui Khim.

Ia mengatakan keinginan berbuat kebajikan hendaknya diwujudkan dengan tindakan nyata. Ia berharap, para relawan Tzu Chi semakin teguh mengemban misi Tzu Chi, dalam menebar cinta kasih, dan menginspirasi banyak insan untuk turut melakukan kebajikan
Dalam kunjungan tersebut, insan Tzu Chi selain melakukan pembersihan ruangan dan kamar yang ditempati Opa dan Oma, juga melakukan pemeriksaan kesehatan oleh 3 dokter, dibantu 5 perawat, yang tergabung dalam Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia.
Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan seperti menggunting rambut dan kuku, juga membimbing para Opa dan Oma melakukan amal.

Christina Sienny, salah seorang dokter yang memeriksa kesehatan Opa dan Oma menuturkan, bahwa kedatangan relawan Tzu Chi, mendapat respon sangat positif.
“Saya merasa sangat terharu, bergembira, dan berterimakasih bisa ikut serta dalam kunjungan kasih ini. Para Opa dan Oma sangat gembira sekali dan saya juga ikut gembira. Walaupun mereka bukan orang tua kita, tetapi hati kita sangat terharu bisa memberikan kegembiraan kepada mereka,” kata Christina Sienny.
Para relawan Tzu Chi melayani Opa dan Oma layaknya orang tua kandung mereka sendiri. Dengan telaten mereka mencukur rambut, kumis, memotong kuku, dan membersihkan muka.
Selain itu, para Opa dan Oma juga diajak untuk bernyanyi, dan menyaksikan cerita melalui rekaman video bersama-sama. Tidak ketinggalan, para relawan Tzu Chi membawakan bekal makanan vegetarian, sebagai hidangan makan siang kepada Opa dan Oma. (Rio Dharmawan)