Kemeriahan Vegan Festival Indonesia Terbesar di Dunia Diselenggarakan di Surabaya

0 59

InhuaOnline,Surabaya – Selama empat hari berlangsung Vegan Festival Indonesia terbesar di dunia yang digelar di Grand City Convex Surabaya. ‘Vegan Festival Indonesia Terbesar di Dunia Bersama Garam Cap Kapal’ dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, tepat pukul 6 sore (16/1). Arumi mengungkapkan rasa senangnya dapat menghadiri acara Vegan Festival Indonesia yang telah diselenggarakan 9 kali di Surabaya.

Bagi Arumi melakukan pola hidup vegetarian itu tidak mudah di tengah banyaknya produk makanan, restoran hingga adanya pesan antar online. “Vegan itu kuat mentalnya tak tergoda dengan banyak makanan. Saya membaca tentang pola hidup vegetarian dan mengikuti salah satu tokoh vegetarian asal Amerika yang hanya mengonsumsi sayur-sayuran. Sekali makan sayur ia mengeluarkan uang 20 dollar. Beruntung kita tinggal di Indonesia. Memilih pola hidup vegetarian sangat cocok di Indonesia,” tutur Arumi yang berharap dirinya dapat tertular menjadi seorang vegetarian.

Panitia bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Kepala Dinkes Jatim dan pendukung acara

Arumi pun menyambut baik kegiatan Vegan Festival Indonesia diharapkan dapat bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim, karena memiliki visi misi yang sama. Salah satunya menanam TOGA di pekarangan untuk menghidupi keluarga sendiri dan gerakan hidup sehat yang disosialisasikan Tim Penggerak PKK. Arumi melaporkan dari 38 Kabupaten di Jatim, terdapat 12 Kabupaten dengan rasio stanting tinggi karena faktor ekonomi dan kurang gizi.

“Saya merasa sangat klik dengan komunitas vegetarian, karena memiliki pola hidup sehat. Semoga semakin besar dan tenant yang buka di sini mendapat keuntungan,” harap Arumi terkait pelaksanaan Vegan Festival yang rutin digelar di Surabaya.

Sementara itu Ketua Indonesia Vegetarian Society (IVS) Jatim, Susanto, menjelaskan persiapan panitia menggelar Vegan Festival Indonesia dilakukan sejak 1,5 bulan yang lalu. Sebanyak 173 stan memeriahkan acara yang digelar di Grand City Convex seluas 4300 meter persegi. Pihak Grandcity mendukung pelaksanaan Vegan Festival Indonesia sejak tahun 2012, jelasnya sembari mengucapkan terimakasih.

Pada awal Vegan Festival diadakan di Surabaya hanya dikunjungi 3000 orang, namun tahun demi tahun terus bertambah menarik minat masyarakat. Pada tahun 2018, Vegan Festival Indonesia dikunjungi 20.000 orang yang diadakan selama 4 hari. Vegan Festival Indonesia tidak hanya diikuti ratusan stan makanan berbahan dasar non hewani tapi juga digelar talkshow menghadirkan pakar kesehatan dan ahli gizi. Para chef profesional pun hadir memberikan resep masakan vegetarian.

Penyelenggara acara bersama Kapolsek Genteng

Masih penjelasan Susanto, penyebab kematian tertinggi karena menurunnya kualitas hidup sehingga terjadi penuaan dini seperti stroke. IVS berkontribusi mengajak dan memberi pengertian tentang kesehatan dan kualitas hidup kepada masyarakat, terang Susanto, dengan pola hidup sehat akan mencegah penyakit stroke, diabetes, serangan jantung dan sebagainya.

Susanto juga memberitahukan bahwa tim penari yang tampil ada yang berusia 50 tahun lebih karena mereka vegetarian. “Indonesia adalah negara agraria yang banyak makanan tradisional seperti pecel, lalapan, gado-gado itu diantaranya menu vegetarian. Dengan gerakan makan sehat Indonesia, hidup berkualitas, vegetarian cocok di segala usia,” terang Susanto yang 28 tahun menjalankan hidup vegetarian hingga kini.

 

Arumi Bachsin mengunjungi stan

Acara pembukaan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin Ferliana, Kapolsek Genteng  Anggi Saputra Ibrahim, perwakilan Dinas Pariwisata Jatim, para pembina IVS, Hermawan Santoso pemilik perusahaan Garam Cap Kapal,  Hendra Hadi pemilik perusahaan Ice Cream Campina yang mendukung pelaksanaan Vegan Festival Indonesia selama 9 kali berturut, dan para sponsor. (AV)

tarian dunia satu keluarga

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.