Selain di Jakarta, kata Andre, wilayah lain yang membutuhkan banyak tenaga medis adalah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah merupakan dua wilayah dengan kasus harian COVID-19 tertinggi setelah DKI Jakarta.
Di samping tenaga medis untuk penanganan pasien positif COVID-19, Satgas juga masih membutuhkan tenaga relawan yang akan ditugaskan untuk melakukan pelacakan kontak erat pasien COVID-19. Relawan tersebut akan ditempatkan di fasilitas kesehatan primer atau puskesmas.
Mengingat berlangsungnya pandemi COVID-19 yang sudah menginjak 10 bulan lamanya, Andre berpendapat, perlu ada tambahan tenaga kesehatan untuk merotasi relawan sebelumnya yang telah bekerja sejak awal pandemi.
Menurutnya rotasi tugas para relawan perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan fisik dan psikis relawan agar tidak jatuh pada kondisi yang meningkatkan risiko tertular COVID-19. Meskipun, kata Andre, selama 10 bulan ini tim telah mempelajari banyak hal dan telah melakukan rotasi tugas pada para relawan yang sudah bekerja selama 10 bulan.
Beberapa tenaga medis yang masih dibutuhkan adalah dokter umum, dokter spesialis paru, spesialis anestesi, perawat, apoteker, dan tenaga kesehatan masyarakat.