Jadi Ketua Umum Golkar, Airlangga Rangkap Jabatan

0 99

Jakarta – Rapat pleno DPP Partai Golkar menunjuk Airlangga Hartarto sebagai ketua umum barunya. Ini berarti dia menjalankan dua jabatan sekaligus, sebagai Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar.

Dua jabatan dengan tanggung jawab masing-masing yang besar. Sebagai anggota kabinet, dia harus memastikan target pemerintah yang periodenya tersisa dua tahun ini tercapai semua. Sebagai ketua umum parpol, dia harus memimpin Golkar menghadapi Pilkada 2018 dan memenangkan Pemilu 2019.

Apa jawab Airlangga ditanya mengenai rangkap jabatan dirinya?

“Memang benar bahwa pekerjaan rumah Golkar banyak. Tapi, Golkar itu punya banyak kader yang hebat. Kepengurusannya berjenjang, mengandalkan sistem,” kata Airlangga dalam bincang santai dengan para pemimpin redaksi media massa nasional, Kamis 14 Desember 2017 malam, di Jakarta.


Sehari sebelumnya, rapat pleno DPP Partai Golkar menunjuk Airlangga yang sedang menjabat sebagai Menteri Perindustrian menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Namun, pengesahan Airlangga sebagai ketua umum akan dilakukan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar pada 19-20 Desember 2017.

Airlangga menggantikan posisi Setya Novanto yang mengundurkan diri karena telah menjadi terdakwa kasus korupsi KTP elektronik. “Intinya bagaimana nanti Munaslub Golkar saja. Dengan banyaknya kader partai yang hebat-hebat, Insya Allah bisa ditangani,” lanjut dia.

Mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar dapil Bogor itu menambahkan, pasca-Munaslub ia akan melakukan sejumlah perubahan di partai. “Kami harus memastikan bahwa kader-kader yang properubahan bakal menggerakkan partai sehingga slogan Golkar Bersih bisa benar-benar terlaksana.” (Metro TV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.