Jakarta – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko meluruskan informasi terkait pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Terkait estafet kepemimpinan, disampaikan Kapolri Listyo pada saat aacara perayaan Natal 2023 Mabes Polri di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).
“Yang dimaksudkan (Kapolri) adalah keberlanjutan (kepemimpinan) dari Presiden Pertama Ir Sukarno sampai Presiden ke-7 Ir Joko Widodo. Untuk mewujudkan pembangunan di Indonesia yang selalu berkelanjutan dari satu pemimpin ke pemimpin lain,” kata Brigjen Truno di Mabes Polri, Jakarta, Jumat malam.
Estafet kepemimpinan, kata dia, adalah estafet kepemimpinan harus dilanjutkan oleh siapapun calon pemimpin baru. Tepatnya, yang terpilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Estafet kepemimpinan tentu harus dilanjutkan siapapun calon pemimpin baru. Dan apapun program yang dibawanya,” ujar dia.
Brigjen Truno mengatakan, pernyataan Kapolri Listyo dapat dilihat masyarakat melalui media sosial resmi Youtube Divhumas Mabes Polri. “Bisa kita lihat seluruhnya secara lengkap video tersebut, pesan pesan Bapak Kapolri terkait dengan persatuan dan kesatuan,” katanya.
“Dalam keberagaman, kemudian juga terkait cooling system.” Kapolri Listyo, lanjut dia, telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polri untuk berkomitmen.
“Polri netral sebagaimana amanah pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri pada Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2). Tentunya Polri komitmen dalam keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024 ini,” ujar Brigjen Truno.
“Sehingga, mewujudkan pemilu yang aman dan damai. Tentu juga dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa.”