Dirut Bank BCA Merespon Kekhawatiran Terkait Perang Dagang China-AS

0 59

Presiden Direktur PT Bank Cental Asia Tbk (BCA) Jahja Setiadmadja mengasumsikan bahwa perang dagang tidak akan berdampak langsung pada kondisi perbankan di Indonesia.

Menurut dia, dampak perang dagang akan terasa jika jumlah permintaan komoditas ekspor yang menjadi andalan Indonesia menurun karena negara tujuan ekspor menurunkan kapasitas produksinya.

“Dampak tidak langsung, misalnya Cina menurunkan produksi lokalnya adalah permintaan akan batubara, besi, bisa turun. Sebelum harga bagus, naik, sekarang turun lagi. Ekspor yang diekspektasi, daya beli di masyarakat juga terpengaruh. juga terpengaruh, khawatir, “kata Jahja saat memberi penjelasan kepada awak media di Menara BCA, Senin (9/7).

Perang dagang juga tidak akan mempengaruhi kredit macet (non performing loan / npl) perbankan di Indonesia. Meski memang, risiko perusahaan yang akan mengalami default harus ada.

“Saya pikir jika kita mengikuti perkembangan dengan baik, NPL tidak akan terlalu bagaimana Itu akan ada 1 atau 2 perusahaan yang gagal bayar normal,” jelasnya.

Ia melanjutkan, perang dagang terjadi karena kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) saat ini sehat. Meskipun AS sendiri telah menaikkan suku bunga sebesar 1 persen dari basis 1,25 persen tahun ini.

“Sekarang, lagi-lagi Trump yang baik hati berani memperdagangkan perang melawan Cina,” kata Jahja. (Kompas)

Leave A Reply

Your email address will not be published.