Demi Ciptakan Perdamaian di Laut Cina Selatan, Jepang Rangkul Indonesia

0 78

Komandan Skuadron Latih Pasukan Bela Diri Maritim Jepang Laksamana Muda Hiroyuki Izumi mengajak Indonesia untuk menciptakan kebebasan navigasi di Laut Cina Selatan.

“Sehubungan dengan eskalasi di Laut Cina Selatan, kami ingin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia untuk mewujudkan kebebasan navigasi di perairan internasional,” kata Izumi di Jakarta pada hari Senin (4/6).

Ia juga menginginkan kerjasama dengan negara-negara di sekitar perairan Laut Cina Selatan untuk menciptakan perdamaian di kawasan itu.

“Konsep Indo Pasifik sangat bagus dan kami mendukung konsep itu,” katanya.

Ratusan pasukan maritim Jepang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (4/6).

Mereka berlayar dari Jepang menggunakan dua kapal yaitu JMSDF Makinami (DD-112 / 4.650 ton), JMSDF Kashima (TV3508 / 4.050 ton). Semua kapal perang Jepang berada di kelas destroyer.

Unit pelatihan pelayaran luar negeri ini terdiri dari JS Kashima dan JS Makinami. Sekitar 600 anggota awak, termasuk sekitar 191 perwira yang telah lulus dari sekolah calon perwira mengawal kedua kapal itu.

“Hari ini kami datang ke Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan kami akan tinggal selama 4 hari dan semua awak berharap untuk bertemu orang Indonesia dan belajar budaya Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping memimpin platform militer kelas terbesar yang pernah ditunjukkan oleh armada militernya di Laut Cina Selatan pada bulan April.

Hal tersebut merupakan aksi unjuk kekuatan paling terakhir di Laut China Selatan yang diperselisihkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.