China Masuk Dalam 20 Negara Paling Inovatif, Peringkat Berapa Indonesia?

0 131
China berhasil masuk dalam 20 besar daftar negara paling inovatif di dunia, bergabung dengan empat perwakilan Asia lainnya dalam Global Innovation Index 2018.

Berdasarkan laporan Global Innovation Index (GII) 2018 yang dirilis oleh Cornell University, INSEAD, dan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO), Swiss berhasil mempertahankan peringkat pertama negara yang paling inovatif selama delapan tahun berturut-turut.

Negeri Panda berhasil naik ke peringkat 17 dari posisi 22 tahun lalu. Laporan itu dirilis pada Selasa (10/7/2010).

Direktur Jenderal WIPO Francis Gurry mengatakan masuknya Cina ke dalam daftar 20 teratas menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam memprioritaskan penelitian dan pengembangan (R & D).

“Peningkatan pesat peringkat China menggambarkan arah strategis para pemimpinnya untuk mengembangkan inovasi kelas dunia dan mendorong ekonomi ke industri yang lebih mengandalkan teknologi yang bergantung pada inovasi untuk mempertahankan keunggulan kompetitif,” katanya dalam situs resmi WIPO yang dikutip. oleh Bisnis pada hari Rabu (11/7).

Sementara itu, Swiss berhasil mempertahankan posisinya karena memiliki banyak hak paten dan hak kekayaan intelektual, menghasilkan berbagai teknologi canggih, memiliki anggaran R & D yang besar, dan universitas lokal yang berkualitas.

Empat perwakilan Asia lainnya dalam daftar adalah Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Hong Kong.

Singapura dikatakan memiliki pemerintahan yang efektif, pengaturan kualitas, investasi asing yang sedang berlangsung, stabilitas politik dan keamanan, kapitalisasi pasar yang besar, dan menjadi manufaktur teknologi canggih.

WIPO mencatat bahwa sejumlah negara berpenghasilan menengah ke bawah berhasil menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada prediksi. Sebanyak 20 negara termasuk dalam kategori ini, lebih dari tahun lalu yang mencatat 17 negara.

Sementara itu, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam dikatakan bergerak mendekati lima wakil Asia yang sudah masuk 20 besar.

Namun, posisi Indonesia masih jauh di belakang tetangganya. GII 2018 mencatat Indonesia berada di peringkat ke-85, sementara Malaysia berada di posisi 35, Thailand di peringkat ke-44, dan Vietnam berada di peringkat ke-45.

“Seiring waktu, banyak negara berkembang menunjukkan kemampuan inovatif mereka,” kata mantan dekan dan Profesor Manajemen Universitas Cornell, Soumitra Dutta.

Dia menyebutkan negara berpenghasilan menengah terbaik yang kinerjanya adalah Malaysia. Namun, India, Iran, Meksiko, Thailand, dan Vietnam juga disinggung sebagai keadaan peningkatan yang konsisten.

GII telah diterbitkan setiap tahun sejak 2007. Untuk edisi 2018, temanya adalah Energizing the World with Innovation, dengan penekanan pada pengembangan teknologi ramah lingkungan di tengah meningkatnya permintaan energi di seluruh dunia.

Pada 2040, diperkirakan dunia membutuhkan 30% lebih banyak energi daripada saat ini. Dengan demikian, pendekatan konvensional diyakini tidak memadai dan tidak dapat menunjukkan keberlanjutan di tengah perubahan iklim.

Berikut daftar 20 negara paling inovatif versi GII 2018:

Swiss (peringkat 1 di 2017)
Belanda (3)
Swedia (2)
Kerajaan Inggris (5)
Singapura (7)
AS (4)
Finlandia (8)
Denmark (6)
Jerman (9)
Irlandia (10)
Israel (17)
Korea Selatan (11)
Jepang (14)
Hong Kong (16)
Luksemburg (12)
Prancis (15)
China (22)
Kanada (18)
Norwegia (19)
Australia (23)

 

(Bisnis.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.