KPPU menyoroti setoran data APM ke Gaikindo
Gaikindo akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan Mercedes-Benz Indonesia dan Mercedez-Benz Distribution Indonesia dari keanggotaan karena mereka tidak ingin mengirimkan data penjualan. Menurut Gaikindo tidak adil untuk 40 anggota lainnya jika hanya Mercedez-Benz yang tidak melakukannya.Sebaliknya, pengumpulan data penjualan Agen Pemegang Merek (APM) oleh Gaikindo saat ini sedang dipantau oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang hanya memiliki 9 anggota baru untuk periode 2018-2023.KPPU berpendapat bahwa pengumpulan data oleh sesama pengusaha memiliki potensi untuk menciptakan praktik negatif. Rekomendasi KPPU, sehingga APM tidak menyerahkan data penjualan ke Gaikindo.Gaikindo, yang telah membahas pengumpulan data penjualan kepada anggota lama KPPU, memiliki dasar hukum untuk melakukannya, yaitu Peraturan Menteri Keuangan No. 79 tahun 2013. Gaikindo adalah asosiasi yang kepengurusannya berasal dari perwakilan anggotanya sendiri .
Artikel Terkait
Antisipasi merek-merek Cina
Menurut Sekretaris Jenderal Gaikindo Kukuh Kumara, penjualan cepat Wuling, yang kini menduduki peringkat 9 dari 10 merek terlaris di Indonesia, bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia menilai pencapaian itu merupakan dampak dari keseriusan investasi yang telah dilakukan.“Itu sesuatu yang adil, tentang keseriusannya, dibandingkan dengan keraguan Korea Selatan,” kata Kukuh ketika dihubungi CNNIndonesia.com.Produsen dan pemegang merek Wuling, SGMW Motor Indonesia, telah mencairkan investasi sebesar Rp9,6 triliun untuk beroperasi di Indonesia. Sebagian besar investasi dialokasikan untuk pembangunan pabrik di atas lahan seluas 60 hektar di Bekasi, Jawa Barat.Pabrik memiliki kapasitas 120.000 unit per tahun dan memiliki area konsentrasi pabrik pemasok suku cadang untuk memangkas biaya logistik. Ini adalah bukti niat pemain baru jangka panjang China, tidak seperti seniornya.Kukuh mengatakan bahwa skema pabrik Wuling yang memiliki lahan khusus untuk produsen komponen dapat ditiru oleh investor baru lainnya yang ingin merasakan otomotif domestik. Dia menjelaskan bahwa dia pernah mendiskusikan masalah ini dengan Kementerian Perindustrian.Idenya adalah bahwa pemerintah menyediakan lahan untuk investor untuk menyewa, misalnya selama 50 tahun. Tujuannya adalah investasi besar yang disiapkan tidak habis untuk membeli tanah. Sekitar 30 persen dari semua investasi digunakan untuk membeli tanah.“Jadi konsentrasi tanah, siapa pun yang ingin berinvestasi dapat, pemerintah sediakan, itu akan disewakan, pemerintah memberikan hak untuk menggunakan bangunan itu sehingga ia dapat menggunakan modal investasi tanah untuk alat untuk mengekspor dan berbuat lebih banyak, “Kata Kukuh.Hasil penjualan nasional di paruh pertama tahun 2018:Jepang 539.885 unit
Cina 8.675 unit
Eropa dan AS 3.907 unit
India 538 unit
Korea 739 unit
Malaysia 13 unitHasil penjualan nasional 2017:Jepang 1.060.010 Unit
Eropa dan AS 10.695 unit
China 5.418 unit
Korea 2.108 unit
India 1.065 unit
Malaysia 12 unit
Cina 8.675 unit
Eropa dan AS 3.907 unit
India 538 unit
Korea 739 unit
Malaysia 13 unitHasil penjualan nasional 2017:Jepang 1.060.010 Unit
Eropa dan AS 10.695 unit
China 5.418 unit
Korea 2.108 unit
India 1.065 unit
Malaysia 12 unit
(CNN Indonesia)