The news is by your side.

Bursa Saham Tiongok Dibuka Lebih Rendah

11

Beijing: Saham-saham Tiongkok dibuka lebih rendah pada Senin, dengan indeks komposit Shanghai merosot 0,21 persen menjadi diperdagangkan di 3.3406,66 poin. Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, dibuka turun 0,37 persen menjadi diperdagangkan pada 11.126,78 poin.

Mengutip Antara, Senin, 27 November 2017, sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ Tiongkok, berkurang 0,08 persen menjadi diperdagangkan di 1.781,22 poin.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Jumat lalu. Data PMI composite berada di bawah ekspektasi, namun optimisme akan peningkatan penjualan ritel menjelang Natal dan Tahun Baru menguat. Sedangkan saham-saham ritel mengalami peningkatan.

Samuel Research Team menyebut investor tengah menunggu pertemuan OPEC di Kamis mendatang dan berharap OPEC akan memperpanjang batas akhir pembatasan produksi minyak dari Maret 2018 menjadi akhir 2018. Namun, keputusan Rusia masih menjadi tanda tanya apakah negara ini akan menyetujuinya.

“Harga minyak berpeluang volatile di minggu ini mengikuti perkembangan seputar hal ini,” ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 27 November 2017.

Sementara itu, lanjut Samuel Research Team, Indeks Harga  Saham Gabungan (IHSG) ditutup datar pada akhir pekan lalu dengan foreign net sell mencapai sebesar Rp179 miliar di pasar reguler. “IHSG berpotensi menguat hari ini mengikuti penguatan bursa AS dan EIDO,” ungkap Samuel Research Team. (Metro TV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.