Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) dan Bank of China cabang Jakarta pada Senin (9/7) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerjasama untuk memperluas investasi, mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan kerjasama ekonomi Indonesia-Cina.
MoU ditandatangani oleh Wakil Kepala Rencana Investasi BKPM Tamba Hutapea dan Bank of China, Country Manager cabang Jakarta Zhang Chaoyang di kantor BKPM di sini.
Penandatanganan MoU bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara kedua lembaga.
Kedua belah pihak sepakat untuk berkolaborasi di bidang terkait dengan bertukar informasi mengenai kebijakan terkait, prosedur investasi dan peluang investasi di Indonesia dan Cina.
MoU sangat diharapkan untuk memfasilitasi investasi Cina di Indonesia.
“Sebagai kekuatan ekonomi dunia, Cina sekarang berada di peringkat ketiga dalam daftar Investasi Asing Langsung Indonesia (FDI) tahun lalu,” kata Ketua BKPM Thomas Lembong dalam sambutannya pada upacara penandatanganan MoU.
Investasi China di Indonesia telah tumbuh 12,7 persen pada kuartal pertama tahun ini menjadi 676,2 juta dolar AS dari 599,5 juta dolar AS pada periode yang sama tahun lalu, menurut data yang dirilis oleh BKPM.