The news is by your side.

Bisnis Properti di Tengah Perlambatan Ekonomi

26
Indonesia Economic Forum mengadakan Indonesia Property Forum (IPF) 2017 yang merupakan forum properti pertama di Indonesia. Forum yang bertajuk ‘Building The Future’ ini ditujukan bagi para pemimpin sektor properti untuk mengantisipasi tren dan peluang dalam industri properti di Indonesia.
“Meskipun pertumbuhan ekonomi secara rata-rata dinilai rendah, namun berbagai proyek properti terus berlangsung,” ungkap Co-founder Indonesia Economic Forum Sachin Gopalan saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (30/11).
Menurut Sachin, saat ini pemerintah Indonesia tengah melakukan investasi secara signifikan dalam sektor infrastruktur. Hal tersebut merupakan sinyal baik bagi pertumbuhan properti.
“Dalam 10 tahun ke depan, peluang industri properti akan berkembang dan berubah. Harus ada pemahaman yang serius untuk memahami perubahan tersebut seperti tren, peluang dan pengambilan keputusan,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman yang baik tersebut akan berpengaruh dalam sebuah bisnis properti termasuk kebutuhan modal, arus dan profitabilitas.
Di kesempatan yang sama, Founder Indonesia Economic Forum Shoeb Kagda juga menyampaikan, pergeseran demografis turut berdampak pada sektor properti di masa depan.
“Urbanisasi yang cepat, cluster living, meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah dan bangkitnya industri baru akan membentuk industri properti dalam beberapa dekade ke depan dan berkontribusi pada percepatan yang luar biasa,” ujar Shoeb.
IPF 2017 akan menghadirkan para pembicara dari sektor publik dan swasta serta tokoh-tokoh industri properti Indonesia.
Para pembicara antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional Sofyan Djalil, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Pendiri dan Chairman Lippo Group Mochtar Riady, Chaiman Pollux Properties Po Soen Kok, Mantan Menteri dan Presiden Direktur Agung Podomoro Land Cosmas Batubara, Pendiri dan Chairman Grup Jababeka SD Darmono, Presiden Direktur Bank BTN Maryono, CEO Bakrie Group Anindya Bakrie, dan Direktur Eksekutif dan CEO Pollux Property Nico Purnomo Po. (Kumparan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.