The news is by your side.

Anggaran Belanja Provinsi Guangdong, China Lebih Besar Dibandingkan APBN Indonesia

54

Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara. Menurut data Dana Moneter Internasional (IMF), Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2017 berjumlah Rp 13,476 triliun. Angka ini menjadikan RI sebagai ‘jagoan’ ekonomi terbesar di kawasan ASEAN.

Ketika menyangkut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 (APBNP) 2017, seperti dikutip dari data Kementerian Keuangan (Depkeu), anggaran negara sebesar Rp. Rekening pajak untuk 91% dari total APBNP 2017.

Ketika Anda melihat postur APBNP 2017 yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, anggaran negara sebesar Rp 2,133 triliun dan penerimaan negara senilai Rp 1,736 triliun.

Sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, bagaimana jika kinerja APBN jika dibandingkan dengan APBN China yang juga tetangga ASEAN?

Mengintip data IMF, anggaran Pemerintah Tirai Bambu pada 2017 senilai RMB 25,59 triliun atau setara dengan Rp 51.180 triliun (dengan asumsi RMB 1 = Rp 2.000).

Sementara itu, pendapatan Pemerintah Cina mencapai RMB 22,38 triliun atau setara dengan Rp 44.760 triliun.

Jika dibandingkan antara kedua negara, anggaran negara China memiliki nilai 25 kali lebih besar dari anggaran negara (bandingkan ukuran anggaran negara). Untuk informasi tambahan, akun perpajakan untuk 83,6% dari total pendapatan China di 2017.

Ketika nominal ‘Anggaran Negara’ Cina jauh meninggalkan Indonesia, bagaimana membandingkan APBN RI dengan anggaran tingkat provinsi di Negeri Tirai Bambu?

Dengan mengutip databank CEIC yang tersedia di Universitas Xiamen, Provinsi Guangdong di Cina memiliki Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tertinggi di antara 33 provinsi di China untuk periode tahun fiskal 2017.

Provinsi Guangdong juga merupakan rumah bagi pusat industri dan Zona Ekonomi Khusus di China, memiliki anggaran daerah sebesar RMB 1,50 triliun atau setara dengan Rp3.000 triliun. Sementara pendapatan daerah sebesar RMB 1,13 triliun atau senilai Rp 2,260 triliun. Sekali lagi, APBD Provinsi Guangdong melebihi total APBN RI untuk tahun fiskal 2017.

Ketika mengintip di tingkat provinsi per kapita PDB (PDB) per kapita seperti ditulis oleh Forbes, pencapaian PDB per kapita Provinsi Guangdong masih di bawah beberapa provinsi di Cina. PDB per kapita memiliki peran penting sebagai indikator standar hidup dan penilaian produktivitas di satu wilayah.

Beijing menempati posisi tertinggi untuk pencapaian PDB per kapita dengan nilai USD 20.356. Kemudian diikuti oleh Shanghai senilai USD 19.671. Nilai PDB per kapita untuk Provinsi Guangdong hanya USD 12,909. (Kumparan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.