Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menerima bantuan kemanusiaan sebanyak 9.500 paket dari relawan internasional asal Tiongkok dan Malaysia untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana Aceh.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan kemanusiaan ini. Relawan asal Tiongkok dan Malaysia sangat menaruh perhatian besar terhadap kondisi Aceh pascamusibah hidrometeorologi,” kata Mualem dalam keterangannya di Banda Aceh, Minggu.

Penyaluran bantuan ini diinisiasi oleh yayasan relawan sosial Tiongkok di bawah naungan Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat. Mereka berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan internasional seperti Peaceland Foundation dan The Blue Sky Rescue International, Malaysia.

Mualem mengapresiasi solidaritas internasional tersebut, perhatian yang diberikan oleh relawan Tiongkok dan Malaysia merupakan bukti persaudaraan kuat di saat Aceh sedang berupaya pulih dari bencana.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian akibat bencana banjir dan tanah longsor Aceh.

“Bantuan ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan warga terdampak. Hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kebaikan dan ketulusan para relawan. Semoga kerja sama dan silaturahmi ini terus terjaga,” ujar Mualem.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat, Sa’aduddin (Apa At) menjelaskan bahwa total bantuan yang disiapkan mencapai 9.500 paket disalurkan secara bertahap.

Pada tahap pertama, sebanyak 500 paket berisi sembako serta alat perlengkapan mandi sudah diserahkan dan mulai didistribusikan.

“Bantuan ini akan menyasar 15 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak paling parah. Kami berkomitmen untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat secara bertahap,” demikian Sa’aduddin.

(Antara)