Jika Anda seorang pria yang sulit untuk membagikan atau mengekspresikan perasaannya ke orang lain, maka sebagian besar hubungan Anda akan dipenuhi dengan kekacauan dan drama.
Kenapa demikian? Mengapa sebagian besar pria sulit untuk terbuka dan membagikan perasaan mereka yang sesunguhnya?
Cerita dari Pria yang Sulit Membagikan Perasaannya
Selama 28 tahun terakhir, penulis terlaris nomor satu, konselor dan pelatih kehidupan David Essel telah membantu pria menghancurkan ketidakmampuan mereka dalam membagiakn perasaan mereka, untuk menciptakan hubungan cinta yang lebih membahagiakan, dan tidak kacau.
“Dulu aku adalah salah satu dari orang-orang itu. Kapan pun seorang wanita yang saya kencani mulai menekan saya untuk mendapatkan komitmen yang lebih besar, atau menginginkan saya untuk lebih terlibat dengan keluarganya … saya akan lari. melarikan diri.”
Bagi saya biasanya dimulai dengan minum alkohol lebih banyak. Atau tinggal lebih lama di kantor. Atau melakukan apapun yang saya bisa untuk menghindari “diskusi konfrontasi” dalam hubungan.
Jadi, saya sudah menjadi sosok selama bertahun-tahun yang memberi nasihat kepada pria, untuk menasihati mereka, untuk bekerja dengan mereka dan membantu mereka menghancurkan sistem kepercayaan lama yang dimiliki pria sehingga orang tidak dapat berkomunikasi dengan orang yang dicintainya.
Inilah tiga tip utama yang bisa digunakan pria saat ini untuk menjadi komunikator yang lebih baik dalam hubungan mereka.
1. Sebelum Anda mulai mencoba mengkomunikasikan secara lisan dengan pasangan Anda tentang apa yang benar-benar Anda rasakan, tuliskan pemikiran Anda di atas kertas.
Sejak awal, pria didorong untuk menjadi pencari nafkah, pemburu, pengumpul, tapi bukan sebagai komunikator. Tidak heran mengapa kita buruk dalam hal ini!
Namun daripada kita terus berkutat mencoba menghancurkan kepercayaan dan pola lama tentang komunikasi secara lisan, cobalah untuk menuliskan sebuah surat yang serius kepada kekasih Anda dan beri tahu mereka apa yang sebenarnya Anda rasakan. Tapi jangan dulu kirim suratnya. Penulisan surat bisa membantu anda, setidaknya anda jadi mulai terhubung dengan emosi Anda dan tahu apa yang anda inginkan dan rasakan sebenarnya. Apa anda senang? Sedih? Frustrasi? Marah? Kecewa? Takut? atau merasa tidak aman?
Berlawanan dengan kepercayaan yang ada di masyarakat umum, 100% OK bagi Anda untuk merasakan semua perasaan di atas. Ketika Anda menuliskannya di atas kertas, ini akan memberi Anda kesempatan yang lebih baik untuk bisa mengkomunikasikan apa yang Anda rasakan.
2. Kapan pun kita mengalami kesulitan dalam hal apapun, orang terpandai di dunia ini akan menghubungi ahlinya untuk mendapatkan bantuan. Jadi jika Anda ingin tampil maksimal, tentu Anda bisa membaca semua solusinya di buku yang Anda inginkan, tapi hal terbaik yang harus dilakukan adalah mencari pelatih pribadi di bidangnya.
Jika Anda ingin menjadi lebih baik dalam hal penjualan, langkah terpandai di dunia adalah menyewa konsultan bisnis, pakar penjualan, untuk mengajari Anda cara untuk menjadi lebih mahir dalam bisnis Anda.
Belajar bagaimana mengkomunikasikan perasaan Anda juga tidak berbeda. Cobalah mencari bantuan. Menyewa seorang konselor, pelatih kehidupan, pakar hubungan bahkan seorang pemuka agama mungkin bisa mengarahkan Anda pada jalan yang baik untuk belajar bagaimana mengekspresikan emosi Anda. Jangan lakukan sendiri.
3. Karena latihan akan membuat segala hal sempurna, setelah beberapa minggu Anda menuliskan bagaimana perasaan Anda saat pasangan Anda membuat Anda frustrasi, teruskan dan mulai membagikan secara lisan bagaimana keadaan Anda, perasaan Anda, satu emosi pada satu waktu.
Jadi, ibaratkan bahwa dia ingin meluangkan lebih banyak waktu bersamamu. Tapi Anda memiliki proyek besar di dalam pekerjaan Anda. daripada anda kabur dengan minum, atau tinggal lebih lama di kantor, atau marah padanya, coba dengan katakan sesuatu seperti ini.
“Aku tahu kamu merasa aku belum menghabiskan cukup waktu dengan kamu, dan itu bukan karena aku tidak mencintaimu atau tidak ingin bersamamu. Proyek ini akan berlangsung selama dua minggu ke depan, dan aku benar-benar stres untuk mencoba menyelesaikannya tepat waktu. Karena kamu ingin bertemu di hari Rabu, bagaimana kalau kita ketemu untuk makan siang di hari Jumat dari tanggal 12 sampai 2, apa kamu bisa? Apakah itu membuat kamu merasa lebih baik tentang usaha aku untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersamamu? ”
Dengan cara ini, Anda menghargai rasa sedih dari pasangan anda, tapi anda juga berhasil menyatakan fakta tentang situasi bisnis dan hal yang anda inginkan Anda saat ini. Pada saat bersamaan Anda juga melakukan sesuatu yang orang tidak suka lakukan: kompromi dengan pasangan. Anda menawarkan solusi, dan sementara dia mungkin tidak senang karena hanya memiliki jam makan siang dua jam ekstra dengan Anda, tapi ini adalah bukti bahwa Anda mengalami kemajuan dalam percintaan.
Tanpa kompromi antar pasangan, terutama saat Anda mencoba mempelajari bagaimana berbagi emosi, hubungan akan mengalami kendala dan terhambat. Ini akan membuat komuikasi menjadi buntu dan mungkin akan membuat hubungan kalian berakhir.
Jika Anda benar-benar mencintai orang ini, jangan biarkan hal itu terjadi. Mulai berubah sekarang, setidaknya usahakan untuk mengubahnya sekarang, cara Anda berkomunikasi.
Saya akan mengulangi sesuatu yang saya katakan di atas. Jangkau seorang ahli. Jika Anda ingin menjadi lebih baik di golf, langkah terpandai di dunia adalah menyewa seorang golf pro untuk mengevaluasi ayunan Anda. Jika Anda ingin berkomunikasi dengan lebih baik, hal yang sama juga berlaku.
Keluarlah, buat komitmen dalam hal waktu, uang dan usaha anda untuk pasangan anda sehingga hubungan Anda saat ini atau hubungan anda masa depan, memiliki kesempatan lebih baik untuk menjadi sukses. Anda layak mendapatkannya, dan begitu juga mereka.