TikTok Shop Ditutup Bakal Picu PHK Massal, Teten Buka Suara

0 27

Jakarta  – Pemerintah tak mengkhawatirkan potensi adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal usai menutup TikTok Shop. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan, ditutupnya TikTok Shop tidak lantas mematikan bisnis para penjual di platform tersebut.

Teten mengatakan, masih banyak platform lain yang bisa digunakan oleh para penjual untuk memasarkan barang dagangannya. “Kan banyak channel lain, Memangnya cuma TikTok saja yang jualan? Kan enggak,” ujar Teten di Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Teten juga mengatakan bahwa para seller masih bisa menggunakan TikTok untuk melakukan promosi. Dia kembali menerangkan bahwa yang membedakan saat ini adalah transaksinya tidak lagi bisa dilakukan langsung di platform tersebut.

Selain itu, Teten mengingatkan bahwa kini juga sudah banyak platform omnichannel yang memudahkan para penjual untuk mengakses berbagai channel e-commerce hanya dengan satu platform.

“Jadi ada agregasi omnichannel-nya, teknologinya modern. Menurut saya tidak akan mematikan,” tuturnya. Baca Juga TikTok Shop Resmi Ditutup, Mendag Zulhas Minta Beralih ke E-Commerce Lain Dalam kesempatan tersebut Teten kembali menegaskan bahwa yang harus dilindungi adalah produksi dalam negeri.

Produsen dalam negeri, tegas dia, tidak boleh mati karena tidak bisa bersaing dengan produk impor yang dijual dengan harga sangat murah. Tak hanya itu, produk impor yang dipasarkan pun kerap tidak memenuhi standar dalam negeri sehingga merugikan konsumen.

“Itu yang akan menimbulkan pengangguran. Kalau seller ini kan pedagang di berbagai channel enggak mungkin mereka jualan di satu channel saja,” cetusnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.