Swiss Bellin Singkawang Grand Mall Selenggarakan Pemberkahan Akhir Tahun Buddha Tzu Chi

0 4

Singkawang-Harian InHua – Pemberkahan Akhir Tahun merupakan wujud apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Singkawang kepada para relawan, donatur, masyarakat umum, dan instansi pemerintah atas peran sertanya dalam mendukung misi-misi Tzu Chi.

Untuk tahun ini, kegiatan Pemberkahan Akhir Tahun diselenggarakan di ruang pertemuan Swiss Bellin Singkawang Grand Mall, Jalan Alianyang, Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat.

 

Insan Tzu Chi Kota Singkawang mempersembahkan lagu dengan isyarat tangan

 

 

Acara pemberkahan dihadiri lebih dari 700 tamu undangan, yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, donatur, pengurus Yayasan dan perkumpulan, organisasi sosial masyarakat, pasien penerima bantuan pengobatan, dan masyarakat umum.

Adapun tema yang diusung pada Pemberkahan Akhir Tahun 2019 adalah “Ketulusan, Kebenaran, Keyakinan, dan Kesungguhan Laksana Tanah yang Subur. Cinta Kasih, Welas Asih, Sukacita, dan Keseimbangan Batin Laksana Angin yang Sejuk”.

Acara pemberkahan akhir tahun diawali persembahan atraksi Barongsai dan pemutaran video kilas balik Tzu Chi Kota Singkawang ditahun 2019, ditambah dengan persembahan lagu isyarat tangan, sharing dari pasien yang ditangani oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, dan tayangan pesan Master Cheng Yen untuk tahun 2020.

Insan Tzu Chi Kota Singkawang mempersembahkan lagu dengan isyarat tangan

 

Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Singkawang Tjhang Tjin Jung menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh relawan dan donatur yang telah bersumbangsih, dan berkontribusi dalam mengiring perjalanan Yayasan Buddha Tzu Chi selama 9 tahun .

Ia mengimbau para donatur dan relawan Tzu Chi untuk terus memberikan kontribusi dan bersumbangsih kepada sesama melalui Tzu Chi.

Melalui acara ini, pihaknya mewakili seluruh insan Tzu Chi mengungkapkan rasa syukurnya kepada segenap para donatur dan masyarakat yang telah memberikan kesempatan bagi Tzu Chi untuk berkarya dan bersumbangsih.

Ungkapan syukur juga ditujukan kepada para pasien dan para penerima bantuan Tzu Chi.

“Akhir kata, kami ingin mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk bersama-sama menciptakan kerukunan, persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan. Mari kita bersatu hati, bahu membahu dalam menjalankan misi sosial, menciptakan dunia yang damai sentosa, terbebas dari bencana.  Semoga toleransi antar umat beragama yang terjalin dalam acara ini merupakan langkah bersama untuk mewujudkan dunia yang aman dan sejahtera,” tukasnya.

Tamu undangan dan Pemuka Agama berbahagia menerima angpao pemberkatan Master Cheng Yen

 

 

Acara dilanjutkan dengan doa bersama. Sambil menyalakan lilin pelita hati, para relawan dan tamu undangan diberi kesempatan untuk membacakan doa sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Setiap tahunnya, Master Cheng Yen mempergunakan royalti dari buku-bukunya untuk membuat angpau sebagai ungkapan terima kasih kepada para donatur dan relawan.

Sekali pun rancangan angpau ini berbeda setiap tahunnya, tetapi makna yang terkandung di dalamnya tidak pernah berubah, berharap setiap orang yang menerimanya dapat merasakan pemberkatan dari Master Cheng Yen.

Dalam angpau tahun ini, secara khusus ditambahkan kata perenungan Master Cheng Yen dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris. Di mana angpau yang diterima setiap orangnya mungkin kata perenungannya  berbeda-beda.

 

Sebelum acara berakhir, seluruh hadirin dengan cahaya pelita  di kedua telapak tangannya bersama-sama menyanyikan lagu “Berdoa”, berharap niat kebajikan dan pemberkatan dalam batin setiap orang dapat mendatangkan berkah keselamatan bagi seluruh dunia.

Pada saat bersamaan juga memohon berkah keselamatan bagi keluarga masing-masing. Semoga hati manusia tersucikan, masyarakat damai sejahtera, dunia terbebas dari bencana.(Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.