Sipir Penjara Dipecat Setelah Paksa Tahanan Muslim untuk Baca Quran

0 30

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah memecat sipir penjara Polewali Mandar Haryoto di Sulawesi Barat karena membuat narapidana Muslim membaca Quran dan menghafal bab-bab pendek sebagai bagian dari persyaratan untuk pembebasan mereka.

Menyusul kerusuhan yang meletus di penjara pada hari Sabtu, Haryoto mengatakan kepada wartawan bahwa bentrokan itu dimulai oleh seorang tahanan yang marah karena tidak dibebaskan karena dia tidak bisa membaca Quran.

“[Membaca Al-Quran] bukanlah prosedur penjara standar,” kata kepala divisi lembaga pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Anwar, pada hari Selasa seperti dikutip oleh kompas.com.

Kementerian mengatakan setelah penyelidikan menyeluruh, ditemukan bahwa kepala penjara telah melanggar prosedur standar.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan bahwa meskipun sipir memiliki niat baik dengan mendorong narapidana Muslim untuk membaca Al-Quran, kebijakannya mengorbankan kebebasan mereka.

Leave A Reply

Your email address will not be published.