Saat Pandemi Belajar Online Pelajar Surabaya Raih Banyak Prestasi 

0 6
InhuaOnline – Saat Pandemi Belajar Online Pelajar Surabaya Raih Banyak Prestasi
Pandemi tak menyurutkan para pelajar di Surabaya khususnya mahasiswa untuk terus menorehkan prestasi. Seperti tim mahasiswa ITS bernama Tiksna Falcata Team berhasil membawa pulang Gold Medal kategori Physics and Engineering di ajang Young National Scientist Fair (YNSF) 2020.
Tim dari Departemen Teknik Fisika angkatan 2017 beranggotakan; Robert Ciputra Hermantara, Handy Suryowicaksono, Syaharussajali, Akbar Anugrah Putra, Aulia Rayimas Tinkar dan Bagas Hani Pradipta. Berangkat dari permasalahan bertambahnya jumlah orang yang terjangkit virus Covid-19 menyebabkan rumah sakit maupun fasilitas kesehatan mengalami kelebihan kapasitas. Dampaknya banyak pasien yang tidak tertangani dengan baik dan tingkat penularan virus semakin tinggi
Ketua Tim, Robert Ciputra Hermantara mengatakan ide menggunakan kontainer dengan memanfaatkan sifat portablenya, sehingga mudah untuk dipindahkan dan dilengkapi fitur smart system. Terdapat beberapa fitur untuk ruang isolasi dan juga pembatasan fisik disesuaikan dengan standar dan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI dan WHO, sehingga aman digunakan sebagai fasilitas karantina.
“Harapannya rumah sakit kontainer cerdas ini menjadi solusi dari permasalahan yang ada,” imbuhnya.
Rancangan rumah sakit kontainer juga meraih MIICA Special Award Road to IIIC 2020 ini berkapasitas 25 kontainer, dengan masing-masing kontainer terdiri dari dua ruang kamar pasien dilengkapi toilet, satu control room untuk petugas medis memonitor kondisi pasien dan bangunan kontainer.

Robert menjelaskan, adanya Human Machine Interface (HMI) yang ada di control room berfungsi bagi tenaga medis atau operator untuk melakukan pengendalian dan monitoring kondisi bangunan kontainer baik temperatur, kelembaban, pencahayaan, penggunaan energi, maupun monitoring kondisi pasien. Monitoring kondisi bangunan dan info pasien melalui aplikasi yang dihubungkan secara langsung dengan gawai terkait.
Kelebihan dari container hospital, rancangan lebih concern ke pembatasan fisik dengan penggunaan isolation box dalam kamar pasien dan teknologi smart system yang mengandalkan sensor dan alat medis yang dipasang baik pada pasien maupun bangunan kontainer.

Pada ajang ini, selain mengumpulkan paper dan presentasi di depan juri, tim Tiksna Falcata juga mengirimkan dua perwakilannya, Handy Suryowicaksono dan Syaharussajali. Robert mengungkapkan, walaupun pesaing berasal dari perguruan tinggi negeri hebat lainnya, timnya tetap percaya diri dan optimistis.
“Semoga teman-teman dapat berkarya dan terus berinovasi dalam kondisi apapun, meskipun hanya dari rumah,” pungkas Robert.
Demikian pula dengan Muhammad Haekal Shafi, mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS yang keluar sebagai juara  kompetisi Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #3. Kompetisi digelar PT Honda Prospect Motor bekerjasama dengan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) diikuti para peserta yang tersebar di 43 kota di Indonesia.

Haekal membawakan konsep Drifting Touch dan berhasil mengalahkan 789 karya desain lain se-Indonesia. “Saya pilih konsep drifting karena di dunia nyata cukup banyak yang suka, tapi di kompetisi ini yang berkreasi jarang. Saya mencari yang berbeda,” ungkap mahasiswa angkatan 2017.
Untuk mendapat inspirasi desain, Haekal melakukan riset dan menyesuaikan dengan tema. Terkait keunggulan desainnya, Haekal menjelaskan desain Brio Turbo-D miliknya diakui juri lebih unggul secara detail. Sebab, pengkombinasian warna body kit, decal (stiker), interior serta fitting, digarap sedetail mungkin. “Proporsional gambar yang pas, body kit dan komponen interior sesuai dengan tema,” paparnya dan berharap banyak mahasiswa mencari peluang berprestasi. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.