PSMTI – PERWANTI PSMTI – PERSAJA Bersama Memberikan Bansos dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2023

0 72

InhuaOnline – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti PSMTI) bersama Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga yang kurang mampu di Vihara Dhamma Ramsi, TPI I Blok PAA No. 7 Jakarta Utara (15/01/2023).

Ketua Panita Tony W memberikan laporan kegiatan Bansos Imlek 2023.

Kegiatan Bansos ini dihadiri oleh Reda Manthovani, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI
Jakarta yang didampingi istri dan beberapa pengurus, Prof. Yenni Thamrin (Ketua Umum PERWANTI PSMTI), Romo Sumedho (Pimpinan Vihara Dhamma Ramsi Cetiya), Dr. Djoni Toat., S.H., M.M (Wakil Ketua Umum (WKU) Dept. Hukum, HAM dan Advokasi PSMTI), Johnny Situwanda, S.H., M.H (WKU Dept. Kaderisasi PSMTI), Oey Lusiana (WKU Dept. Sosial Kemasyarakatan PSMTI), Tony W (Ketua Panitia Bansos), Sakimin (aming) Waka dept. Sosial (Kemasyarakatan PSMTI), berserta pengurus PSMTI dan Vihara serta tamu lainnya.

Prof. Yenni Thamrin (Ketua Umum PERWANTI PSMTI) memberikan sambutan.

Tony W (Ketua Panitia) melaporkan bahwa pemberian sembako sebanyak 1.050 paket ini
dalam rangka menyambut hari raya Imlek. Hal ini sudah dimulai sejak pada tgl 14/01/2022 bersama PSMTI Prov. Banten pada 4 lokasi yaitu Vihara Buddha Parami, Vihara Hok Tek Bio, Vihara Graha Dharma Ratana, dan Kantor PSMTI Prov. Banten. Semoga Bansos ini bermanfaat untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Tidak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepara para pendukung sponsor dan donatur semua atas partisipasinya, tutup Tony mengakhiri laporannya.

Sambutan dari DR . Reda Mantovani SH,LLM (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI).

Bantuan Sosial yang diberikan di lokasi Vihara Dhamma Ramsi diberikan sebanyak 350 paket
berupa beras, minyak, biskuit, sandal, kue keranjang, jeruk serta 1 buah angpao kepada para
penerima bansos yang diberikan kupon oleh pengurus vihara dengan didaftarkan terlebih dahulu kepada ummat serta warga sekitar yang membutuhkan, jelas Oey Lusiana (WKU PSMTI Dept. Sosial Kemasyarakatan).

Foto bersama DR . Reda Mantovani, Prof. Yenni Thamrin, Johnny Situwanda, Djoni Toat, Oey
Lusiana dan para pengurus PSMTI, PERWANTI PSMTI yang hadir bersama perwakilan penerima
Bansos.
Prof. Yenni Thamrin (Ketua Umum PERWANTI PSMTI) memberikan angpao kepada salah satu
penerima Bansos setelah mendapatkan paket bansos.

Sambutan dari DR . Reda Mantovani SH,LLM (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI) menjelaskan
bahwa Kerjasama dengan PSMTI sudah pernah dilakukan yang bekerjasama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) seperti pemberian bantuan di kolong jembatan beberapa waktu lalu. Dan ini menjelang imlek diadakan Kembali pemberian bantuan sosial seperti saat ini, ini merupakan pelajaran yang harus kita aplikasikan yaitu selalu berbuat baik melalui pikiran, ucapan dan perbuatan karena dengan selalu memberi dan berbagi akan menimbulkan rasa Bahagia yang tak terlupakan, akan selalu diingat. Apa yang kita berikan saat ini juga diharapkan mendapatkan kebahagian juga kepada yang menerima, tentu kebahagian itu akan dirasakan juga oleh para pemberi bantuan, tutup Reda mengakhiri sambutannya.

Prof. Yenni Thamrin (Ketua Umum PERWANTI PSMTI) beserta Ng Lusiana foto bersama dengan para penerima bansos yang mengantri dengan tertib untuk menukarkan kupon paket bansos.

Prof. Yenni Thamrin (Ketua Umum PERWANTI PSMTI) memberikan sambutan, bahwa sangat
mengapresiasi kerja Ketum PSMTI Wilianto Tanta yang berhalangan hadir yang bergerak cepat dengan jajaran kepengurusan membuat beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi warga sekitar dengan bantuan sosial, seperti saat perayaan lebaran kita juga memberikan bantuan sosial berupa kurban seperti sapi, kambing, pada saat natal juga memberikan bantuan sosial dan sekarang menyambut imlek 2023 juga memberikan bantuan sosial. Makna dari Imlek adalah kebersamaan, kalau dulu sejarahnya menjelang imlek, anak-anak yang merantau kembali merayakan imlek bersama keluarga Bersatu memberikan yang terbaik kepada orang yang susah, Inti artinya imlek, tutur Prof Yenni.

Reda Mantovani SH,LLM (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI) memberikan secara simbolis kepada salah satu penerima bantuan sosial.

Jadi imlek adalah kebersamaan merayakan imlek, bersukacita membantu orang susah.
Semoga imlek ini berjalan terus, menjadi bagian dari Indonesia menjadi hari yang bermakna, setiap ada imlek, ada kebaikan yang diberikan / disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, tutup Prof Yenni.

Johnny Situwanda (WKU PSMTI Dept. Kaderisasi PSMTI) menjelaskan bahwa bansos dalam
rangka Imlek 2023 serentak dilakukan di seluruh Provinsi Indonesia yang bekerja sama dengan Perwanti PSMTI dan PERSAJA, dikatakan Bansos karena Bantuan Sosial dalam menyambut tahun baru Imlek, biasanya kita melakukan Baksos (Bakti Sosial), ada donor darah, di Bidang Pendidikan, jadi Kerjasama itu semua, sesuai visi dan misi PSMTI kepada orang yang membutuhkan dari agama, suku apapun, yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran, terang Johnny.

Pemberian secara simbolis bantuan kepada para penerima bansos imlek 2023.

Setelah itu pembagian bansos dengan menukarkan kupon yang telah diberikan kepada
ummat Vihara dan warga sekitar yang benar-benar membutuhkan bantuan yang diberikan, dimana dengan teratur para penerima bansos mengantri secara bergiliran menukarkan kupon kepada para panitia yang telah menyiapakan paket dari para donator untuk disalurkan. (spn)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.