Presiden Jokowi laporkan kondisi ekonomi Indonesia pada HUT PDIP

0 3

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan HUT Ke-47 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Pernjuangan. Dalam sambutannya Jokowi tidak sama sekali membahas terkait politik tetapi melaporkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait perekonomian Indonesia tetap stabil.

“Ibu Mega perlu kami sampaikan bahwa alhamdulillah ekonomi Indonesia tetap stabil di tengah perekonomian dunia yang terus menurun dan bergejolak. PE kita di 2019 alhamdulillah masih tumbuh di atas 5 persen lebih sedikit, dan 5 tahun lalu tumbuh di atas 5 persen,” kata Jokowi dihadapan Megawati dan para kader PDIP di JIEXPO, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyampaikan jangan sampai mengekspor CPO terus-terusan. Seharusnya saat ini Indonesia harus mengekspor barang yang sudah jadi dan hampir jadi.

“Ini yang telah kita lakukan. Karena kalau tidak kita selalu dimainkan pasar. UE memunculkan isu tidak ramah lingkungan. Sebetulnya apa sih mereka ngomong begitu, karena sawit ini bisa lebih murah dari minyak bunga matahari mereka,” kata Jokowi.

Hal tersebut kata Jokowi hanya perang bisnis antarnegara. Sebab itu UE tidak beli CPO tidak masalah. Sebab kata dia, Indonesia sudah bisa mengolah minyak sawit jadi B20 dan B30.

“Ya kita pakai sendiri saja seperti tadi yang disampaikan Ibu Mega. Dan bayangkan, dengan menjadikan CPO kita ke B30, kita menghemat kurleb 110 T rupiah per tahun. Dan nantinya kalau sampai kepada B50 yang jelas lebih 20 triliun. yang riset siapa? oleh profesor-profesor di ITB,” kata Jokowi.

Walaupun lama, kata Jokowi , Indonesia nantinya 2-3 tahun bisa masuk ke B100. Dan artinya kata dia, Indonesia tidak impor minyak.

Semua yang kita pakai adalah biodiesel. Semuanya. Artinya ramah lingkungan. Dan komoditas-komoditas yang lainnya,” kata Jokowi.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.