Peringatan HUT Kelenteng Sam Po Kong Berlangsung Meriah Dihadiri Tamu Undangan Berbagai Daerah  

0 179

Bengkayang –  Cheng Ho atau yang lebih dikenal sebagai Sam Po Kong, semasa hidupnya adalah seorang pelaut asal Tiongkok yang sangat di kagumi di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan berbagai sumber, Laksamana Cheng Ho pernah berlabuh ke sejumlah daerah Indonesia seperti Semarang, Cirebon, Sumatera, Jawa Timur, dan Kalimantan. Selama berada di Indonesia, Laksamana Cheng Ho telah berperan sangat besar dalam menyebarkan agama Islam.

 

Guna mengenang jasa Laksamana Cheng Ho, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Desa Sei Raya, Kecamatan Sei Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang setiap tahun merayakan hari kebesarannya yang jatuh pada tanggal 10 bulan 10 penanggalan kalender imlek. 

Peringatan ulang tahun Dewa Sam Po Kong yang diselenggarakan di Kelenteng Sam Po Kung berlangsung sangat meriah, Rabu 6 November 2019.

 

Ribuan warga Desa Sei Raya bersama tamu undangan, sejak 15.00 Wib terlihat sudah berkumpul menikmati jamuan makan bersama yang disiapkan panitia penyelenggara.

Pantauan Harian InHua, sebagian panitia terlihat mempersiapkan altar sembahyang kepada Dewa Sam Po Kong dan sebagian lainnya menerima tamu undangan yang datang dari berbagai daerah.

 

Tiga altar yang disiapkan panitia, terlihat aneka sajian yang akan dipersembahkan kepada Dewa Sam Po Kong, diantaranya aneka macam buah-buahan, kue bulan, telur dan juga mie panjang usia (Misoa).

Ketua panitia Tony Pangeran menyampaikan perayaan hari ulang tahun Kelenteng Sam Po Kong merupakan moment yang sangat penting untuk  mempererat kerukunan, tali silaturahmi, dan kebersamaan tidak hanya bagi masyarakat Kecamatan Sei Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, tetapi juga bagi masyarakat Kalbar.

“Hari ini, tanggal 10 bulan 10 penanggalan imlek, merupakan Hari Ulang Tahun Kelenteng Sam Po Kong yang sangat kita hormati. Perayaan yang kita selenggarakan pada hari ini, selain mempererat hubungan persaudaraan dan kekeluargaan, juga  bertujuan untuk  mendorong dan menggalakkan kembali budaya gotong royong, memupuk kerukunan, keharmonisan serta kebersamaan antar umat beragama, baik di wilayah Kecamatan Sei Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, dan Kalimantan Barat, maupun masyarakat lainnya di luar kalbar yang turut hadir dalam acara yang kita selenggarakan ini,” kata Tony Pangeran.

 Ia menuturkan, masyarakat Sei Raya kepulauan sangat menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Hal tersebut dibuktikan dengan belum pernah terjadi konflik atau perselisihan antar etnis maupun antar umat beragama. Jika ada persoalan selalu diselesaikan dengan musyawrah dan mufakat.

“Guna mensyukuri kehidupan antar masyarakat dan antar umat beragama yang selalu rukun, aman, dan kondusif, pada peringatan HUT Kelenteng Sam Po Kong kami mengajak seluruh komponen masyarakat Tionghoa untuk secara aktif bersama-sama pemerintah menuntaskan berbagai program pembangunan di daerah ini. Kita yakin, dengan kebersamaan maka tantangan seberat dan sebesar apapun, pasti akan bisa kita hadapi dengan baik. Kami dari pihak panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, para Ketua dan pengurus Perkumpulan Tionghoa Kalimantan Barat yang hadir memenuhi undangan kami. Ucapan terima kasih, juga kami sampaikan kepada Camat dan aparat kepolisian Sei Raya Kepulauan, Danramil, Kepala Desa Sei Raya, serta seluruh tamu undangan,” ucap Tony Pangeran.

Brigadir Jenderal Bambang Sudono yang diundang hadir sebagai tamu kehormatan memberikan apresiasi kepada panitia HUT Kelenteng Sam Po Kong Sei Raya Kepulauan yang sukses menyelenggarakan acara dengan begitu meriah, dihadiri tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya senang sekali ternyata acara peringatan Hari Ulang Tahun Kelenteng Sam Po Kong di Desa Sei Raya, Kecamatan Sei Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang ini mendapat tanggapan yang luar biasa dari para pengunjung dan tamu undangan, tidak hanya dari warga Sei Raya Kepulauan sendiri, ternyata juga ada yang berasal dari Singkawang, Sambas, Mempawah, Pontianak, bahkan tamu undangan dari Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan saya sendiri dari Yogyakarta bisa turut hadir. Acara yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan keakraban ini menjadi pembuktian, bahwa kita adalah warga negara Indonesia yang yang menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika. Betapa tidak karena pengunjung yang datang tidak hanya dari kalangan warga Tionghoa, saja tetapi juga dari berbagai suku dan agama semua datang dan tumpah ruah ikut memeriahkan acara ini,” ungkap Brigadir Jenderal Bambang Sudono memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara.

 Peringatan ulang tahun Kelenteng Sam Po Kong juga dimeriahkan dengan persembahan hiburan musik band. Puncak acara diisi dengan jamuan makan, penarikan undian doorprize dan lelang berbagai persembahan yang telah diberkati Dewa Sam Po Kong. (Rio Dharmawan)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.