Peringatan Hari Guru 2019 di Jatim Hingga Peresmian Museum Pendidikan Surabaya Terkini

0 5
Harian inhua,Surabaya – Berdasarkan sejarah, pada 1912 dibentuklah Persatuan Guru Hindia Belanda. Namun pada 1932, PGHB berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Pada 24 – 25 Nopember 1945 PGI menggelar konggres pendidikan Indonesia di Surakarta memutuskan para guru sepakat membentuk organisasi untuk mewadahi aspirasi dan perjuangan guru demi kemajuan bangsa. PGI pun berubah nama menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Peringatan Hari Guru Nasional 2019 dan HUT Ke-74 PGRI Jawa Timur diselenggarakan di JX International Surabaya, Minggu (24/11) berlangsung meriah dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi, beserta ribuan guru se-Jatim.
Dihadapan para guru, Gubernur Khofifah mengatakan pentingnya peran guru dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Maju 2045. Senada dengan tema peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan HUT Ke-74 PGRI Tingkat Jatim yaitu “Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Indonesia Unggul”.

Gubernur Jatim mengungkapkan Indonesia akan menjadi kekuatan tujuh besar dunia pada tahun 2030. “Ini akan tercapai karena kerja keras dan kualitas guru di Indonesia termasuk Jatim. Guru harus jadi sumber spirit bagi muridnya,” jelas orang nomor satu di Jatim.
Semangat dan dorongan para guru dapat membuat murid mampu meningkatkan inovasi dan kreatifitas. Khofifah juga menekankan pentingnya pengembangan skill bagi para siswa.
“Tanpa skill masa depan, manusia bisa  digrounded. Itulah kenapa reskilling menjadi kritis dan penting saat ini. Kita melihat tahun 2018 kemarin penggunaan mesin baru 29%. Dua tahun yang akan datang penggunaan mesin sudah 42%. Tahun 2025 penggunaan mesin sudah 52%,” tegasnya sambil menyampaikan terima kasih atas inovasi dan kreativitas dari para guru.
Di era industri 4.0 yang dibutuhkan adalah penguatan penguasaan bagaimana budaya menjadi bagian perekat. Complex problem solving skill di industri masa depan. Kemampuan memecahkan masalah yang belum diketahui dalam dunia nyata. Maka peran guru sebagai perekat budaya bangsa menjadi signifikan, ujar Khofifah.
Ketua Umum  Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi mengapresiasi Jatim menjadi provinsi yang sangat responsif terhadap literasi untuk guru dan anak-anak didik melalui smart learning center PGRI. Dijelaskan, PGRI akan terus mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pendidikan nasional.

Masih dalam rangka memperingati Hari Guru, Walikota Tri Rismaharini meresmikan Museum Pendidikan Surabaya yang berada di Jalan Genteng Kali no. 10 (25/11). Museum Pendidikan
Surabaya sebagai museum tematik yang didirikan untuk melestarikan sejarah dan budaya bangsa bertujuan mendukung kegiatan edukasi, riset dan rekreasi.

Ada 860 koleksi yang dipajang di Museum Pendidikan Surabaya terdiri dari berbagai jenis koleksi antara lain; Historika, Filologika, Heraldika, Etnografika, Keramologika, dan Technologika.

Alur Museum berkonsep storyline periodesasi masa dinamika pendidikan di Indonesia dengan mengkomunikasikan koleksi dalam konteks museologi. Alur museum terbagi menjadi Masa Pra-aksara, Masa Klasik, Masa Kolonial dan Masa kemerdekaan dikutip dari laman IG Sparkling Surabaya. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.