The news is by your side.

Perayaan Festival Peh Cun di Jogja Diwarnai dengan Doa Bersama dan Penegakan Telur

46

Perayaan Peh Cun 2018 digelar Jogja Chinese Art Culture Centre, Senin (18/06/2018) di Pantai Parangtritis. Berbeda dengan tahun sebelumnya Peh Cun dimeriahkan Festival Perahu Naga dan Penampilan Naga Barongsay di Pantai maka tahun ini karena masih bertepatan dengan suasana Lebaran, Peh Cun hanya dirayakan sederhana dengan doa bersama untuk keselamatan dan keutuhan bangsa.

“Libur Lebaran, Pantai Parangtritis sudah penuh wisatawan dan juga jalan menuju pantai padat. Maka Peh Cun dirayakan sederhana saja dan hanya dihadiri beberapa pengurus JCACC,” papar Bendahara JCACC, Tjundaka Prabawa kepada KR, Rabu (20/6). Meski demikian ritual Peh Cun dengan sesaji yang menghadap ke laut cukup menarik perhatian wisatawan.

Tampak hadir Ketua JCACC Harry Setyo, Jimmy Sutanto, Ellyn Subiyanti, Morgan Onggowijaya, dan generasi muda Tionghoa lainnya. Sekitar pukul 12.00 setelah sembahyangan dilanjutkan tradisi mendirikan telur secara vertikal. Puluhan telur yang disiapkan kemudian diletakkan berdiri.

Fenomena alam telur bisa berdiri saat Peh Cun ini membuat takjub wisatawan. Sebagian diantaranya mencoba, dan bersorak girang saat telur berhasil berdiri vertikal.

“Peh Cun dalam kalender Tionghoa bertepatan dengan kulminasi bulan saat jaraknya terdekat dengan bumi, sehingga telur bisa bediri vertikal. Peh Cun dengan legenda pejabat negara yang rela mati di laut karena tidak sanggup melihat negaranya dihancurkan musuh.” (KRJOGJA.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.