Pepeng Putra Wiryawan Terpilih Sebagai Ketua PSMTI Jatim Periode 2020 – 2024

0 15
InhuaOnline – Melalui proses demokrasi yang sehat, akhirnya Pepeng Putra Wiryawan terpilih sebagai Ketua PSMTI Jawa Timur periode 2020 – 2024. Tim sidang diketuai Totok Lusida, anggota PSMTI Surabaya, memimpin proses pemilihan secara jurdil.
Pepeng Putra Wiryawan adalah pengusaha asal Tuban unggul telak atas kandidat lain yaitu Indra Tamtomo anggota PSMTI asal Surabaya. Dengan mengusung visi misi ‘Merajut dan Menguatkan Komunitas Daerah Serta Mengembangkan Sinergitas Antar Wilayah Bidang Ekonomi,’ Pepeng mampu merebut simpati para pemilik suara sah.

Ketua panitia pelaksana Iryanto Susilo mengatakan Musprov IV PSMTI Jatim terlaksana karena telah memenuhi jumlah kuorum kepengurusan cabang PSMTI Jawa Timur yaitu 50 % + 1 dari keseluruhan jumlah total kepengurusan kota/kabupaten Jawa Timur.
Iryanto Susilo mengatakan Musprov IV sangat istimewa karena dalam suasana pandemi sehingga diselenggarakan secara offline dan online dengan memperhatikan protokol kesehatan. Lebih lanjut ia menjelaskan, protokol kesehatan diberlakukan kepada peserta yang hadir di lokasi acara, yakni menjaga jarak dan wajib memakai masker.

Para peserta yang tidak hadir di lokasi, panitia menyediakan sarana media sosial melalui aplikasi Zoom maupun YouTube channel. Musprov IV PSMTI Jatim bertema ‘Kebersamaan Menuju Perubahan’  menitikberatkan pada keguyuban dan semangat melakukan perubahan dari organisasi tradisional menuju modern.
PSMTI menjadi organisasi efektif yang berkiprah dalam ke-Indonesiaan. Iryanto Susilo berharap PSMTI Jatim melanjutkan estafet kepemimpinan dan menjalankan program-program agar menjadi organisasi besar di segala bidang di tanah air.

Kesuksesan acara Musprov berkat semangat dari seluruh anggota untuk berbenah dan bangkit demi pengabdian lebih nyata yang bisa dilakukan PSMTI Jawa Timur.
Musprov PSMTI diselenggarakan di Hotel Fave, Kota Tuban, dihadiri oleh Ketua umum PSMTI Nasional David Herman Jaya, juga Wakil Bupati Tuban, pada Sabtu (28/11/2020).

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) didirikan 28 September 1998, dilatarbelakangi terjadinya penjarahan dan kerusuhan Mei 1998 di Jakarta dan ditempat lain yang ditujukan pada suku Tionghoa Indonesia.
Wadah yang menampung dan menyalurkan aspirasi tersebut didialogkan dengan Pemerintah, Dewan Perwakilan dan golongan masyarakat untuk mencari akar permasalahan dengan mendiskusikan dan menyelesaikan secara baik.

PSMTI didirikan oleh 14 orang diantaranya; alm. Anton Haliman, Brigjen TNI (Pur) Tedy Jusuf, Drs. Eddy Sadeli. SH, dan lain-lain. Upacara deklarasi dihadiri 1000 orang lebih di Gedung Sigala Gala Sunter Jakarta Utara. Disahkan pula Logo, AD ART dan Kepengurusan Periode 1998 – 2000. Deklarasi ditandai dengan penanda tanganan Piagam Pendirian oleh 88 Marga seluruh Marga Tionghoa yang ada di Indonesia.

PSMTI mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar dari Dirjen Sospol Depdagri No. 132 Tahun 1998 tanggal 18 September 1998 dan dibuatkan Akta Notaris Raden Johanes Sarwono. SH No. 55 tanggal 28 Agustus 1998.
Sementara itu di Jawa Timur, PSMTI didirikan dan dirintis oleh HM Yos Soetomo pada tahun 2003. Yos Soetomo adalah salah satu pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya. Selanjutnya PSMTI dipimpin Yudi Sugiharto dan berlanjut ke Karno Harto Limanjoyo. Kemudian kini be
rada dibawah kepemimpinan Pepeng Putra Wiryawan. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: