Penjelasan Istana Soal Bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 318 Triliun

0 54

Jakarta – Sejumlah upaya dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia di tengah masa pandemi COVID-19.

Terbaru, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 23 Tahun 2020 mengenai Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan untuk menyelamatkan usaha rakyat yang terkena dampak wabah COVID-19.

Juru Bicara Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono menjelaskan, PP itu sengaja diterbitkan demi melindungi perekonomian agar tetap bertahan di tengah wabah ini. Khususnya menghindari ancaman PHK secara massal.

“PP ini bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan usaha rakyat agar tetap bertahan di masa sulit dan menghindari terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” kata Dini Purwono dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Dalam PP ini, ada sejumlah pilihan bantuan yang disediakan pemerintah mencapai total Rp 318,09 triliun. Pertama lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) pada BUMN yang ditunjuk untuk meningkatkan kapasitas perusahaan, atau melaksanakan penugasan khusus dari Pemerintah.

Kedua, melalui penempatan dana pemerintah dengan jalan memberikan dukungan likuiditas perbankan yang berkategori sehat dan tergolong 15 bank beraset terbesar untuk melakukan restrukturisasi kredit atau tambahan kredit modal kerja.

Ketiga melalui investasi dan atau penjaminan pemerintah melalui badan usaha yang ditunjuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Sementara, sumber pendanaan PEN diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sumber lainnya sesuai perundang-undangan.

“Dalam pelaksanaannya, PEN diawasi dan dievaluasi oleh Menteri Keuangan bersama BPK dan BPKP untuk memastikan program ini dimanfaatkan sesuai tujuan pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan materi dari Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Komisi XI DPR RI, pemerintah memberikan dukungan untuk dunia usaha dalam PEN 2020 sebesar Rp 318,09 triliun. Penerima bantuan terdiri dari UMKM, BUMN, hingga korporasi.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.