Pemkot Singkawang Tiadakan Beberapa Kegiatan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

0 16

InhuaOnline, Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang mengambil keputusan meniadakan sejumlah kegiatan dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2572 dan Festival Cap Go
Meh 2021. Adapun kegiatan yang ditiadakan adalah yang mengundang kerumunan massa,
sehingga memicu terjadinya kluster baru terkonfirmasi Covid, antara lain Pentas Seni dan Budaya di Stadion Kridasana, Pawai Lampion, Parade Tatung, Panggung Kehormatan dan Tribune, Acara Perlelangan, dan berbagai ajang perlombaan seperti lomba menghias Lingkungan, ruko, rumah, perkantoran, lomba seni atraksi Naga dan Barongsai.

Bahkan kegiatan yang bersifat krusial seperti ritual tolak bala oleh para Tatung juga turut dipertimbangkan, apakah akan dilaksanakan atau tidak.

“Cukup banyak kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh yang setiap tahunnya dilaksanakan di Kota Singkawang, untuk tahun 2021 ini akan dibatalkan karena saat ini Singkawang masih berada pada zona orange penyebaran Covid-19 yang artinya berada pada risiko sedang. Hal ini kita lakukan untuk menghindari dan mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan masyarakat yang ujung-ujungnya bisa mengakibatkan terjadinya kluster baru terkonfirmasinya Covid 19,” ujar Tjhai Chui Mie dalam rapat pertemuan dengan
panitia di rumah Dinas Walikota, Jalan Kridasana, Kelurahan Pasiran,
Singkawang Barat, Jumat (22/1)

Kendati meniadakan sejumlah kegiatan tahunan, Tjhai Chuie Mie mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang akan tetap semarak dengan adanya dekorasi dan menghias Kota, Taman, dan beberapa ruas jalan, Gang, dan lingkungan tempat tinggal warga Tionghoa dengan aksesoris dan pernak-pernik khas Imlek.

Terkait aturan kebijakan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang mengharuskan warga yang datang ke Kalbar mengantongi hasil negatif swab PCR, diakui Chui Mie bukanlah sebuah kendala. Pasalnya Pemkot juga tak menggelar festival seperti tahun sebelumnya.

Senada disampaikan Dewan Penasihat Panitia Perayaan tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Leonardi Tjhai menyampaikan, menimbang masih terjadinya pandemi Covid-19 di Kota Singkawang, maka untuk semua kegiatan yang mengundang kerumunan massa, memang sebaiknya ditiadakan.

“Ini keputusan cukup berat yang mau tak mau harus kita ambil. Pertimbangan meniadakan kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak, sesuai dengan imbauan pemerintah untuk mentaati protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kendati demikian, dalam memeriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di tahun ini, kita bersama panitia akan menghias lingkungan Kota dengan gantungan lampion seperti di Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Budi Utomo, Jalan Setia Budi, Jalan Sejahtera, Jalan Niaga, Jalan GM Situt, Jalan Kepol Mahmud, Bundaran AI 1001, Beringin Corner, pemasangan Gerbang Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh Jalan P. Diponegoro atau depan Rumah Sakit Vincentius, serta membuat replika Shio Kerbau di Taman Beringin Corner. Selain itu, kita juga mengajak sejumlah pengurus Vihara dan Kelenteng untuk turut berpartisipasi menghiasi lingkungan tempat ibadahnya dengan aksesoris dan pernak-pernik bernuansa khas Tahun Baru Imlek,” ungkapnya.(Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: