Tapi ia tetap dilarang terjun ke dunia politik dan meninggalkan negeri itu, kata satu pengadilan Kamboja pada Sabtu (9/11).

Keputusan terkait Kem Sokha itu dilakukan sehari setelah Sam Rainsy, pendiri besarma Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP), yang kini dilarang, terbang ke Malaysia dari Paris, yang ia jadikan tempat pengasingan, dengan tujuan pulang ke Kamboja.

Kota Praja Phnom Penh mengatakan di dalam satu pernyataan Kem Sokha dapat keluar dari rumahnya, tapi ia tak boleh terlibat dalam kegiatan politik atau meninggalkan negeri tersebut.

“Berdasarkan ketentuan baru, ia bisa pergi ke mana saja tapi tak bisa meninggalkan Kamboja … Ini diputuskan karena ia telah bekerja sama dengan pemerintah,” kata Juru Bicara Kementerian Kehakiman Chin Malin kepada Reuters –yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad.

Reuters