Pembuatan Replika Naga dan Burung Phioenix, Siap Meriahkan Tahun Baru Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 Kota Singkawang

0 10

Singkawang-Harian InHua Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang akan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran atraksi Naga.
Bagi masyarakat Tionghoa atraksi Naga dan tarian Barongsai pada perayaan
Tahun Baru Imlek akan membawakan keberuntungan dan kebaikan, karena ada
berkah yang dimiliki sang Naga.

Atraksi Naga sangat digemari warga Tionghoa dan selalu dinanti-nantikan
kehadirannya pada Perayaan Imlek.
Liu Nam Khim alias Se Khim, salah satu pengrajin pembuat Replika Naga ditemui
koran nasional Harian InHua, Selasa 7 Januari 2020, menceritakan proses
pembuatan Naga tergolong sulit karena harus melalui serangkaian prosesi dan
umumnya menghabiskan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan.
Untuk membuat 1 replika Naga berukuran panjang 30 meter dengan ruas 9
lingkar, dirinya harus mempersiapkan berbagai macam bahan diantaranya 150
batang rotan, cat 70 kilogram, 50 meter kain satin, 1 kilogram lem, 4 ruas
bambu ukuran besar, dan spon 6 lembar.

Proses pengerjaan kostum dilakukan oleh tiga pekerja. Mulai dari pembuatan
rangka dari rotan untuk kepala dan ekor, memasang mata plastik impor dari
China, menempel kertas, dan bulu, merangkai Mutiara Naga, sablon kain dan
pembuatan pernak-pernik kostum lainnya.
"Tahun ini, saya mendapat pesanan membuat 3 replika Naga. Untuk pembuatan
Naga ini ini, saya dibantu 2 orang. Tahun ini, saya sedikit kewalahan, karena
kesulitan mencari rotan khusus untuk merangkai bagian kepala Naga. Proses

pembuatan kepala Naga ini memang paling sulit, karena kalau tidak memahami
alur pembuatannya, bisa gagal dan bentuknya bisa entah seperti apa," ujar Liu
Nam Khim yang sudah 17 tahun menggeluti usaha pembuatan replika Naga.
Ia menyampaikan, pada tahun lalu dirinya mendapat pesanan hingga 5 replika
Naga, dan untuk tahun ini menurun hanya 3 Naga saja.
"Untuk tahun lalu, pesanannya lebih banyak, tetapi pada tahun ini agak
menurun. Mungkin alasan ekonomi yang berkurang untuk pesanan tahun ini,"
ujarnya.
Ia menambahkan, rencananya 3 replika Naga ini akan dimainkan pada perayaan
Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang.
Atraksi Naga sudah menjadi tradisi turun temurun di Kota Singkawang pada
saat perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Biasanya atraksi Naga
dilaksanakan seminggu menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek sampai puncak
perayaan Cap Go Meh di hari ke 15, dan Naga-Naga tersebut diperabukan atau
dibakar, pada hari ke 16, bulan 1 penanggalan kalender Imlek, di suatu tempat
atau lapangan terbuka yang cukup luas.(Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.