Pelantikan Pengurus & Pengawas Hwie Tiauw Ka Periode Ke-11 Masa Bakti 2019 – 2022 Sekaligus Rayakan Tahun Baru Imlek 2571

0 31

InhuaOnline,Surabaya – Bertempat di Restoran Kowloon Surabaya, pada malam 3 Februari, digelar Pelantikan Pengurus dan Pengawas Hwie Tiauw Ka Periode ke-11, Masa Bakti 2019 – 2022 sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2571. Acara diawali seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Kemudian dilanjutkan dengan tarian menyambut Imlek dan dua lagu dibawakan Ani Tjendrawati dan Puspita Dewi Prijadi.

Selanjutnya Ketua Panitia Elisa Christiana melaporkan masa jabatan pengurus dan pengawas periode ke 10  telah berakhir. Rapat Umum diadakan pada 8 Desember 2019 dan terpilih secara demokratis dan adil, Fadlan Sudiro Jaypranata sebagai Ketua HTK dan membentuk kabinetnya. Elisa Christiana mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan dan Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi.

“HTK bersiap merayakan 200 tahun, panitia terus bekerja, ditambah libur panjang bulan Desember. Ada kegiatan Imlek, sehingga persiapan acara pelantikan kurang cukup. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan. Kami mengucapkan terimakasih atas kerja keras dan dedikasi panitia. Saya berharap pengurus HTK yang baru dapat bersatu dan memberikan kontribusi kepada bangsa Indonesia. Saya berharap yang terbaik untuk semua di Tahun Tikus, kebahagiaan dan kesejahteraan semoga sukses,” harap Elisa Christiana.

Dilanjutkan sambutan Alie Handojo Ketua Periode 2016-2019, yang menyapa seluruh tamu kehormatan dan mendoakan kesuksesan, selalu sehat, keluarga bahagia, semakin kaya serta beruntung di Tahun Tikus. Alie Handojo menerangkan Gedung HTK didirikan tahun 1820 dan telah direnovasi. Adanya dokumen berbahasa Belanda berisi sertifikat tahun 1831. Alie Handojo mengatakan mempercayai kepemimpinan FS Jayapranata dan pengurus baru akan bekerja keras menciptakan kejayaan.

“Selamat Tahun Baru semua orang sehat dan aman, semoga berhasil. Terimakasih semuanya,” ucap Alie Handojo.

Ketua Umum Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera Sugeng Pranoto juga memberikan sambutan dengan mengawali mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh hadirin. Kemudian Sugeng Pranoto menyerahkan bendera PHIS kepada Ketua HTK, FS Jayapranata.

Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi mengatakan sangat senang bisa menghadiri pelantikan Pengurus dan Pengawas HTK Periode ke 11. Konjen RRT di Surabaya menyampaikan penghargaan dan selamat kepada Ketua HTK FS Jayapranata. Tahun 2020 sangat luar biasa, karena kami mengalami keadaan darurat disebabkan virus corona, tutur Konjen RRT di Surabaya, pemerintah RRT sangat mementingkan pencegahan dan pengendalian epidemi dengan serangkaian langkah efektif menghentikan wabah.

“Tahun ini adalah peringatan ke-70 pembentukan hubungan diplomatik Tiongkok dan Indonesia. Bersiaplah untuk berbagai perayaan. 2020 akan menjadi yang luar biasa di mana tantangan dan peluang hidup berdampingan. Saya berharap orang-orang Hakka di sini akan dapat mengambil peran menjembatani persahabatan Indonesia Tiongkok,” tutur Gi Jingqi.

Pada Maret 2020, HTK akan merayakan HUT ke 200. Sejak didirikan tahun 1820, HTK di Surabaya memiliki rasa persatuan, pengabdian, saling membantu, saling mencintai, hidup berdampingan, mempromosikan persahabatan dan berhubungan baik, kata Gu Jingqi. Memiliki tujuan hidup berdampingan, menciptkan sejarah yang mulia cermin orang-orang Hakka. Kerja keras, berani, terbuka, semangat turut membangun ekonomi Indonesia khususnya Surabaya.

Konjen RRT di Surabaya juga mengucapkan selamat kepada Alie Handojo yang diangkat sebagai Ketua Kehormatan. Serta mengucapklan Selamat Tahun Baru Imlek , setiap orang sehat, karier sejahtera, keharmonisan keluarga, makmur dan berkah, imbuh Gu Jingqi menutup pidatonya.

Dilanjutkan pembacaan surat pengukuhan oleh Rusmin Wakil Sekjen PHIS. Selanjutnya, pengurus dan pengawas menerima surat pengangkatan dari Ketua HTK. Ketua kehormatan, penasihat kehormatan, pembina dan penasihat menerima surat pengangkatan dari Ketua dan Wakil Ketua HTK.

Acara diakhiri dengan motivasi oleh motivator ternama Andrie Wongso dengan tema Ciptakan Hokky di Tahun Tikus Logam. Andrie Wongso menjelaskan tentang Hoki sebagai sebutan untuk sesuatu kejadian yang menguntungkan. Hoki adalah  nasib baik, kesuksesan yang sudah terjadi. Hoki pun  bisa terjadi tanpa disadari. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.