Nikmati dan Rasakan Sensasi Kelezatan Pisang Goreng Khas Kota Singkawang

0 3

InhuaOnline,Singkawang – Berani mencoba dan tekun berusaha, bisa menjadi kunci sukses bagi seseorang, terutama giat berusaha dibidang kuliner. Salah satu kuliner atau penganan yang terbilang terus banyak peminatnya adalah pisang goreng. Menikmati sepiring pisang goreng bersama secangkir Kopi hangat dikala sedang turun hujan merupakan sensasi tersendiri bagi siapapun yang mencicipinya.

Cukup banyak warga Tionghoa Singkawang yang menggeluti usaha penjualan Pisang Goreng. Ada yang menjajakan dengan berkeliling, namun ada juga yang menggelar dagangannya dengan menetap di suatu tempat. Salah satunya seperti ditemui Harian InHua di Jalan Alianyang, depan Gang Nyiur, Kelurahan Pasiran dan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang.

Chia Sun Chian alias Akuh (40 tahun), salah seorang pelaku usaha penjualan Pisang Goreng ditemui Harian InHua, Minggu 11 Oktober 2020 mengungkapkan, prospek penjualan Pisang Goreng yang digelutinya sejak tahun 2010 cukup menjanjikan, mengingat kulier khas yang terbuat dari belahan Pisang Kepruk, gula pasir, dan tepung terigu itu, sangat digemari
berbagai kalangan masyarakat, baik usia tua maupun muda. Laris manis pisang goreng olahannya, bukan lagi ungkapan basa-basi.

Melalui 2 gerai usaha penjualan pisang gorengnya menjadi menu favorit bagi penggila makanan instan itu. Cukup banyak pelanggan setia yang meluangkan waktu menunggui kedatangannya, untuk menikmati Pisang Gorengnya yang terkenal enak.

“Saya tertarik untuk berbisnis Pisang Goreng, berawal dari seorang teman yang pernah sukses menggeluti usaha kuliner ini. Saya melihat ternyata penjualan Pisang Goreng cukup menjanjikan. Akhirnya saya pun belajar membuat makanan ini dari teman saya. Setelah bisa membuat, saya siapkan sejumlah modal untuk membeli gerobak dengan perlengkapannya,ujar Chia Sun Chian.

Kini setelah 10 tahun berjalan, dirinya perhari mampu menjual sekitar 3.000 hingga 5.000 keping. Itu artinya, usaha yang dikelolanya selama ini tidak sia- sia dan sekarang sudah menuai hasil kerja kerasnya. Berkat perjuangannya yang ulet, kini usaha Pisang Goreng yang dirintisnya sejak 2010, mulai dikenal dan mendapatkan tanggapan positif dan dicari-cari oleh pelanggan.

Kini, 2 gerai pisang gorengnya tidak pernah sepi pesanan. Bahkan, Pisang Gorengnya sudah dinikmati hingga ke luar negeri melalui sistem jasa titip alias jastip. Lewat cara inilah, produknya berhasil mencapai Hongkong, Taiwan, Singapura, bahkan Australia.
Seperti jasa penitipan ke Hongkong dan Taiwan, pernah dipesan hingga 3.000 keping,katanya.
Ia menambahkan, jika dulu dirinya harus bekerja sendiri, maka kini pekerjaannya dibantu oleh 5 orang karyawan. Dia menegaskan menjaga mutu produk merupakan salah satu kekuatannya dalam bertahan di tengah persaingan usaha.

Julia Mersiani salah satu pelaku usaha penjualan Pisang Goreng di Jalan Yos Sudarso ditemui Harian InHua mengatakan, rata-rata pengunjung yang datang ke gerainya mengaku ingin menikmati kelezatan dan kerenyahan Pisang Goreng olahannya yang ramai diperbincangkan. Selain sensasi kelezatan, juga pelayanan yang ramah dan murah senyum
menjadi daya tarik, sehingga membuat orang penasaran untuk datang, setidaknya untuk menikmati sepotong dua potong pisgor bikinannya.

‘’Pelanggan saya yang beli itu tidak hanya berasal dari Singkawang. Cukup
banyak pelanggan saya berasal dari luar Singkawang, seperti Kabupaten
Sambas, Bengkayang, Kabupaten Mempawah, dan Kota Pontianak. Bahkan
tidak sedikit pelanggan saya berasal dari luar Indonesia, seperti Hongkong,

Taiwan, dan Singapura, serta Malaysia. Rata-rata diantara mereka sudah pesan jauh hari dengan jumlah pesanan diatas seribu keping. Untuk hari ini saja, Minggu 11 Oktober 2020, saya harus mempersiapkan sebanyak 1.200 keping pesanan salah satu cafe Kota Pontianak. Besarnya pesanan Pisang Goreng, membawa hoki tersendiri bagi saya,’’ ujar Julia Mersiani.

Saat didatangi, Julia Mersiani bersama karyawatinya langsung menyambut dengan senyum ramah sambil mempersilahkan duduk. Walau tergurat keletihan di raut wajahnya, akan tetapi ia tetap berusaha melayani dengan baik.
Hari ini kami mendapat banyak pesanan, sehingga kami membuka agak lebih awal, ujar Julia Mersiani sambil menyunggingkan senyuman memberi salam.

Ia menyampaikan, jangkauan usahanya cukup luas dengan produksi 1.000- 2.000 buah lebih dengan omzet diatas Rp 1 juta per hari.
Kini setiap hari kami melayani pesanan kurang lebih 1.000-2.000 buah, kadang lebih, tukasnya.
Ia menambahkan, selain Pisang Goreng, ditempat usahanya itu juga tersedia bakwan, bola bola kacang hijau goreng, singkong dan sukun goreng, tahu goreng, dan tempe goreng.
Pisang Goreng olahannya memiliki warna cukup menarik, bernuansa kuning keemasan. Rasa manis yang muncul dari buah Pisang, terasa renyah saat dimakan, menandakan bahan baku pisang matang tidak mengkal. Meski dipadukan resep tepung dan bumbu lainnya, tidak merubah tekstur pisang keprok aslinya. Itulah yang membedakannya dengan bisnis serupa
lainnya di Kota Singkawang.

Diramu dengan bumbu racikan sendiri, menambah kegurihan dan sensasi berbeda, cocok untuk meningkatkan geliat produk olahan kuliner tersebut. Apalagi dinikmati saat hujan, bersama secangkir Kopi panas atau teh, membuat lidah pecintanya tidak pernah merasa bosan. (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.