Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Hasan Basri Umar menilai wajar anggaran pengadaan pakaian dan atribut dinas untuk anggota DPRD DKI Jakarta sebesar Rp1,87 miliar.

Menurut anggota Komisi Bidang Perekonomian itu, pengadaan yang tengah masuk dalam proses lelang terbuka di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP), wajar mengingat jumlah anggota dewan yang mencapai 106 orang.

“106 orang dikali Rp10 juta saja bisa berapa miliar begitu. Kan jelas juga, itu ada jas, terus baju biasa. Atasan ada lima setel, celana lima setel. Jadi wajar saja,” kata Hasan di Jakarta, Selasa.

Selain itu, menurut Hasan Basri, anggaran tersebut wajar jika melihat biaya yang saat ini sudah serba mahal. “Sekarang kan serba mahal, jadi mungkin juga harga jas juga mahal,” katanya.

​​​​​​Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta telah menyepakati anggaran Rp1,87 miliar untuk pengadaan pakaian dinas dan atribut bagi 106 Anggota DPRD DKI Jakarta dari APBD 2023.

Pengadaan itu telah masuk proses lelang terbuka di laman web Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP).

Pengadaan pakaian dinas dan atribut DPRD DKI Jakarta tahun ini masuk dalam pos anggaran Sekretariat DPRD DKI.

Untuk jadwal pemilihan penyedia dimulai pada September 2023 dengan metode pemilihan tender dan target pemanfaatannya paling lambat Desember 2023. Tahun lalu, Pemprov DKI juga menganggarkan Rp1,7 miliar untuk pengadaan baju dinas anggota dewan.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta Firmansyah mengatakan, saat itu pengadaan pakaian dinas dan atribut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Dalam Pasal 12 PP Nomor 18 Tahun 2017 dinyatakan bahwa setiap tahun pimpinan dan anggota DPRD mendapat lima setel pakaian dinas dan atribut. Lima setel itu terdiri dari dua pakaian sipil harian, satu pakaian sipil resmi, satu pakaian dinas harian lengan panjang dan satu pakaian yang bercirikan khas daerah.

Proyek ini dimenangkan oleh peserta lelang bernama CHIU yang beralamat di Muara Karang Blok O 8 Timur Nomor 73. Berdasarkan situs LPSE DKI Jakarta, lelang ini diberi kode tender 53092127.

CHIU mengajukan harga penawaran Rp1.723.719.000, lalu harga negosiasi adalah Rp1.722.542.400.