Jawa Timur Tidak Lock Down Pastikan Persediaan Pangan Aman

0 11
InhuaOnline,surabaya – Jatim memastikan kondisi persediaan bahan pokok dalam posisi aman hingga beberapa bulan ke depan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu melakukan panik belanja atau berbelanja dalam jumlah besar. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin petang (16/3/2020), menyampaikan stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur ayam, daging sapi, daging ayam, gula dalam keadaan cukup hingga beberapa bulan ke depan.
“Buffer stock kita dalam kondisi yang sangat aman. Jadi saya minta masyarakat tidak melakukan panic buying dan melakukan aksi borong bahan pokok,” himbau Khofifah yang memutuskan semua tempat wisata, pusat perbelanjaan dan pasar tradisional tetap buka. Namun  pengelola tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menyediakan antiseptik, tempat cuci tangan hingga masker dengan penerapan tidak adanya lockdown di Jatim terkait Covid-19.
Pernyataan Gubernur Khofifah terkait amannya persediaan pangan dinyatakan dengan digelarnya Panen Jagung Hasil Riset Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Malang, Universitas Islam Malang dan PT. Makmur Sejahtera Nusantara di Lahan Sawah Desa Klampok Kecamatan Singosari, pada Minggu siang (15/3).
Dari sekian banyak komoditas pertanian, salah satu yang cukup banyak dihasilkan adalah jagung. “Dengan memproduksi jagung yang memiliki berat 16 ton, sehingga pendapatan perhektar di Kabupaten Malang bisa meningkat. Karena selama ini hanya 6 ton, maka bersama Unisma, PT Makmur Sejahtera Nusantara dan Dinas Pertanian Kabupaten Malang melakukan riset bersama dan telah menemukan yang dapat menghasilkan 16 ton” ujar Bupati Malang Sanusi saat membuka acara.
Di Jombang pun tetap menggelar Andum Alpukat yang dilaksanakan di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang pada Minggu, 15 Maret 2020. Wakil Bupati Jombang
Sumrambah membuka acara Andum Alpukat didampingi Sekda Jombang dan Forkopimcam. Wabup Sumrambah menyampaikan Wonosalam ke depan akan dikenal dengan identitas baru yaitu tempat pariwisata.
“Saya menghimbau masyarakat Wonosalam menjaga lingkungan, menggalakkan gerakan Ayo Nandur sebagai wujud upaya penghijauan. Agar tercipta Wonosalam yang sejuk sehingga pengunjung merasa betah”, tambah Wabup Sumrambah. Masyarakat juga diminta selalu bersikap ramah, menjaga sopan santun dan berperilaku baik, sehingga bisa menjadi contoh buat daerah lain, imbuhnya.
Sementara itu di Surabaya terkait dengan pencegahan wabah corona pada Senin (16 Maret 2020), lebih dari 100 petugas disebar untuk disinfeksi di ruang publik. Tujuannya, mengurangi bahaya mikroorganisme di wilayah yang sering tersentuh tangan. Selain itu, 875 liter hand sanitizer diproduksi Dinas Kesehatan Kota Surabaya dibagikan ke tempat fasilitas publik seperti taman, gedung pemerintahan, terminal stasiun dan sebagainya.
Wali Kota Risma menyatakan tidak me-lockdown Surabaya karena bisa berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat yang berpenghasilan kerja harian. Risma mengkhawatirkan ekonomi bisa kolaps sehingga jauh lebih berat karena tidak semua orang berpenghasilan bulanan. Risma pun menggelar rapat dengan jajaran dan berbagai petinggi instansi perusahaan di Graha Sawunggaling pada Senin (16/3). Risma  meminta pegawai kantoran dan karyawan mall yang sakit seperti batuk pilek demam segera memeriksakan diri ke RS Unair dengan biaya pemerintah.
Serupa dengan kegiatan di Surabaya, Pemkab Banyuwangi juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat publik.
Bupati Trenggalek Nur Arifin mengagendakan kembali berbagai event pada bulan April terkait wabah corona, saat menggelar rapat di Smart Center bersama jajarannya (16/3). Ia menghimbau warganya tetap di rumah, tidak menyelenggarakan acara dengan mengundang massa dan tidak panic buying. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.