Jadwal Perayaan Imlek2571 di Solo Hingga Pelaksanaan 123 Festival Banyuwangi Sepanjang 2020

0 37

InhuaOnline – Menjadi tradisi menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dilakukan pemasangan ribuan lampion di kawasan Pecinan Pasar Gede Kota Solo. Beberapa atraksi wisata dikemas menarik dalam acara Solo Imlek Festival yang mengusung tema ‘Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI’.

Kawasan Pasar Gede dari atas

 

Adapun jadwal Solo Imlek Festival 2020 diantaranya dinyalakannya 5000 lampion Pasar Gede dilengkapi 12 lampion Shio pada 19 Januari – 29 Februari. Imlek 2571 dimeriahkan Shio Tikus sebagai maskot ditempatkan di kawasan Bundaran Gladag Solo, selain lampion Dewa Uang yang rencananya dipajang di Balai Kota Solo.

Lampion di kawasan Pasar Gede Solo

Kegiatan baksos Donor Darah diadakan di kantor PMI Kota Surakarta, 18 Januari. Besoknya pada 19 Januari, digelar Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede. Selanjutnya digelar Lomba Karaoke Lagu Mandarin di Solo Paragon Mall, 19 Januari. Kirab Barongsai di Balaikota Surakarta, 8 Februari. Lomba Foto Hobbies Jurnalistik, 10 Januari – 10 Februari.

Solo Imlek Fair digelar di Gedung PMS dimeriahkan panggung hiburan musik, fashion show, barongsai, wushu, taekwondo, shufa, dan lomba pidato bahasa Mandarin. Perayaan Imlek diakhiri dengan Cap Go Meh di Pendhapi Gede Balaikota Surakarta, 8 Februari 2020.

Bagi wisatawan, kemeriahan Grebeg Sudiro paling ditunggu. Grebeg Sudiro adalah perayaan paduan Tionghoa Jawa yakni perebutan hasil bumi, makanan dan sebagainya yang disusun membentuk gunung. Tradisi rebutan dari falsafah ‘tidak berusaha tidak makan’, sedangkan bentuk gunung sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

 

Gunungan kue keranjang khas warga Tionghoa dalam acara Grebeg Sudiro, diarak diikuti pawai keseninan Barongsai dan Reog. Seluruh peserta karnaval memakai pakaian adat maupun kontemporer. Arak-arakan akan berhenti di depan Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede. Perayaan berakhir dengan dinyalakannya lentera. Seru sekali dan warga pun tidak akan melewatkan Grebeg Sudiro.

Sementara itu di ujung Pulau Jawa sebagai Kota Festival, Banyuwangi menyiapkan agenda selama 2020. Majestic Banyuwangi Festival dimulai pada 1 Januari dan berakhir pada 31 Desember. Festival Imlek Banyuwangi dilaksanakan pada 31 Januari mendatang. Selanjutnya pada 15 Februari digelar Festival Lembah Ijen 2 disambung kembali pada 14 Maret. Sepanjang bulan April hingga November hampir setiap hari digelar beragam festival tiada henti.

Peluncuran Majestic Festival Banyuwangi

 

Tak mengherankan bila Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anaz diundang Kemenlu untuk berbagi inovasi pemasaran daerah di hadapan 131 duta besar dan para perwakilan Indonesia di luar negeri pada Jumat (10/1).  Banyuwangi sebagai Kota Festival dengan agenda 123 atraksi yang beragam dilaksanakan selama 2020 mulai dari seni budaya, sport tourism, hingga kuliner diapreasiasi Menparekraf Wishunatama Kusubandio. Ia mendukung Banyuwangi sebagai Kabupaten yang sukses mewujudkan pembangunan pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Banyuwangi adalah contoh bagaimana pariwisata menjadi langkah cepat untuk memperbaiki kehidupan masyarakatnya. Banyuwangi menggunakan strategi komprehensif dalam mengembangkan pariwisata,” kata Wishnutama yang menilai Banyuwangi berhasil mengkolaborasikan pariwisata dengan ekonomi kreatif dan potensi alam yang didukung warganya sehingga berdampak luar biasa. (AV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.