GP Ansor Kabupaten Bogor Luncurkan Wakaf Kader Mandiri

0 14

InhuaOnline, Ciawi – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP  Ansor) Jawa Barat Deni Ahmad Haidar, meresmikan gerakan wakaf kader mandiri yang digagas pengurus cabang GP Ansor, Kabupaten Bogor.

Launching kegiatan wakaf kader mandiri dibarengi kegiatan Rapat Kerja Cabang (RKC) pertama tahun 2020, dengan tema Orientasi Pengurus GP Ansor Kabupaten Bogor. Acara berlangsung di IPC Corporate Center, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Sabtu (1/2).

Didampingi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Dhamiri Alghazali, Deni menuturkan, kader harus terus berlatih secara hebat dan berlatih secara keren.

“Kader harus mencari tempat berlatih, kita kerennya terpaksa bukan terlatih. Ansor yang ideal kudu serba tahu, serba bisa, serba punya” ujarnya.

Lebih lanjut Deni, menjadi kader Ansor harus paripurna, harus mulai untuk berani berdakwah di tingkat global yaitu dakwah lintas Internasional. Menurutnya, harusnya innovation center yang pertama itu adalah NU.

“Sehingga saya memfatwakan haram hukumnya kader Ansor jumud, harus bertindak dan berfikir melewati zaman. Ini semua harus diikhtiarkan secara bersama-sama, setiap pengurus PAC harus punya komunitas, “imbuh Deni.

“Boleh komunitas usaha, komunitas ekonomi, komunitas politik, komunitas keagamaan. Sehingga kita tidak hanya mengenal orang, tapi kita dikenal oleh orang” tambahnya.

GP Ansor meresmikan gerakan wakaf kader mandiri di Kecamatan Ciawi

Deni juga menyampaikan kader Ansor belum menunjukkan kualitasnya secara maksimal diluar sana, padahal esensi dan eksistensi harus berimbang.

“Sekecil apapun dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah harus dipublis di website. Selain untuk informasi program dan kegiatan namun juga untuk kemandirian organisasi, “pintanya.

Deni menjelaskan, program gerakan kemandirian organisasi melalui Lembaga Wakaf Ansor, sekaligus membuka Launching Gerakan Wakaf 10.000 per kader ini langsung disambut sahabat Dr. Rizalah Lukmanul Farabi, Dewan Penasehat GP Ansor Kabupaten Bogor, sahabat Rizal mewakafkan uang senilai Rp. 1 juta rupiah.

“Mulai saat ini kita harus mengubah sikap, dan merubah perkumpulan kita menjadi lebih ber-esensi, “ tutupnya.(Rully/Ansorjabaronline)

Leave A Reply

Your email address will not be published.