Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2021: Pengembangan Perpustakaan jadi Tanggung Jawab Bersama

0 21

Jakarta – Peran Pemerintah Daerah (Pemda) kini sudah semakin memihak dalam pengembangan perpustakaan. Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Muhammad Syarif Bando menyebut, hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

“Kami yakin akan kontribusi dari Pemerintah Daerah, untuk memiliki kebijakan dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia. Di mana parameter literasi saat ini adalah kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermutu yang bisa dipakai dalam kompetisi Global,” ungkap Syarif Bando dalam Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2021 yang digelar secara hybrid pada Selasa (14/9/2021).

Maka dari itu, ujar Syarif, Perpusnas wajib merumuskan kebijakan di bidang perpustakaan. Sebagaimana mengacu pada visi Presiden Joko Widodo tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024.

Di mana tingkatan literasi harus dirumuskan dalam lima tingkatan, agar formula pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat bisa membuat konsep untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Karena kita tahu bahwa hanya ada tiga hal yang menentukan majunya suatu negara, yang pertama adalah visinya jauh ke depan, yang kedua strateginya, dan yang ketiga eksekusinya. Tanpa visi, tanpa strategi, tanpa eksekusi kita akan terus terbelakang. Sehingga diperlukan pemahaman yang sama tentang literasi,” jelasnya.

Literasi di awal Kemerdekaan, lanjut Syarif, penduduk Indonesia yang dapat membaca hanya 2 persen. Dan saat ini, sebanyak 96 persen masyarakat sudah berliterasi. Namun, konsep literasi tidak hanya sekadar mengenal kata, huruf, kalimat dan hubungan sebab-akibat.

Tetapi puncak dari parameter literasi adalah kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermutu yang dapat digunakan dalam kompetisi global.

“Kami yakni para pemangku daerah akan berkontribusi untuk memiliki kebijakan meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Syarif Bando menyampaikan, perlunya penguatan sisi hulu guna peningkatan indeks literasi masyarakat. Berdasarkan survei, Indonesia bukanlah negara dengan masyarakat yang rendah kegemaran membaca, namun, masih adanya keterbatasan bahan bacaan untuk masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, rasio buku dengan jumlah penduduk masih 1:90. Artinya satu buku ditunggu 90 penduduk. Padahal idealnya Indonesia memerlukan tiga buku baru tiap orang tiap tahunnya sesuai standar UNESCO.

Oleh karena itu, pengadaan koleksi bahan bacaan berbasis lokal konten terus digemakan agar setiap masyarakat di daerah wajib mengetahui asal usul kebudayaan dan kearifan lokalnya.

“Saya kira setiap daerah harus bertanggung jawab untuk menuliskan potensi yang dimiliki daerah tersebut. Penting sekali bagi kita untuk menumbuhkan buku-buku lokal konten untuk masyarakat,” pungkasnya.

Gemilang Perpustakaan Nasional merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat yang mendukung peran atau kiprah Perpusnas dalam membudayakan kegemaran membaca.

Gemilang Perpustakaan Nasional merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk mengajak masyarakat mengenali kegiatan yang inspiratif, informatif, komunikatif, dan edukatif, yang dilaksanakan Perpusnas. Dalam acara ini, Nugra Jasadharma Pustaloka diberikan kepada pejabat publik, tokoh masyarakat, masyarakat, media massa, dan lifetime achievement, serta pelestari naskah kuno yang dinilai berhasil memfasilitasi dan mendorong pembudayaan kegemaran membaca.

Selain itu, dalam acara Gemilang dilakukan pengumuman pemenang sejumlah lomba yang diselenggarakan Perpusnas yakni lomba buku terbaik, lomba bertutur, lomba perpustakaan sekolah SMA sederajat, lomba perpustakaan umum desa/kelurahan, kontributor data tertinggi untuk Indonesia OneSearch, serta provinsi dengan nilai Tingkat Gemar Membaca (TGM) tertinggi dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi di Indonesia 2020.

Hadir menjadi pengisi acara pada Gemilang Perpustakaan Nasional Duta Baca Indonesia Gol A Gong, motivator Maman Suherman (Kang Maman), dan penyanyi solo Cakra Khan. Secara virtual hadir juga,  perwakilan Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, anggota dewan dari Komisi X DPR RI, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan Para pegiat literasi dari seluruh penjuru tanah air.

Berikut nama-nama penerima penghargaan:

Nugra Jasadharma Pustaloka 2021
A. Kategori Pejabat Publik
1. Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, SH
2. Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, S.Pd
3. Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, SH. M.Si
4. Bupati Hulu Sungai Utara, Drs. H. Abdul Wahid, HK, MM, M.Si

5. Wali Kota Yogyakarta Drs. H. Haryadi Suyuti
6. Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME
7. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Dra.
H. Nurliani, M. AP
B. Kategori Tokoh Masyarakat
1. Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, Atalia Prarataya, M.I.Kom
2. Bunda Baca Kabupaten Musi Banyuasin, Hj. Erini Mutia Yufada
3. Bunda Baca Kota Tegal, dr. Hj. Roro Kusnabilla Erfa Dedi Yon
C. Kategori Masyarakat
1. Yusmalasari, S.Si, Kabupaten Lampung Barat, Lampung (Pegiat Literasi
Lamban Baca)
2. Fery Irawan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Pegiat literasi Ransel
Buku)
3. Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos, MM, Makassar, Sulawesi Selatan (Perintis
Rumah Baca Deas dan Perpustakaan Lorong Parangtambung)
4. Sry Eka Handayani, M.Pd, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Pendiri Rumah
Baca Anak Nagari)
5. Sabar, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Pendiri Taman Baca Masyarakat Saung
Kelir)
6. Aam Siti Aminah, Bandung, Jawa Barat (Pendiri dan pengelola Rumah Baca
mi Bekasi)
D. KATEGORI PELESTARI NASKAH KUNO
 Kategori Lembaga, diberikan kepada: Yayasan Kebudayaan Indera
Sakti Pulau Penyegat, Provinsi Kepulauan Riau
 Kategori Perorangan, diberikan kepada Drs. H. Andi Ahmad
Saransi, M.Si
E. Kategori Media Massa
Suara NTB, Provinsi Nusa Tenggara Barat
F. Kategori Lifetime Achievement
Sri Sultan Hamengku Buwono X

Penghargaan Buku Terbaik
 Subjek Agribisnis:
Juara 1

Judul Buku: Kupas Tuntas Budaya Belut (Penulis: Fajar Junariyata &
Cahyo Saparinto)
Juara 2
Judul Buku: Bawang Merah (Sri Hindarti & Ria Rohmatul Maula)
Juara 3
Judul Buku: Ayam Kampung Pedaging dan Petelur (Bayu Prasetya
Wibowo)
 Subjek Covid-19
Juara 1
Judul Buku: Anti Panik! Buku Panduan Virus Corona (dr. Jaka Pradipta,
Sp.P & dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp.P)
Juara 2
Judul Buku: Covid-19 (Marisca Evalina Gondokesumo & Fenny Kusuma
Leliga)
Juara 3
Judul Buku: Lawan Virus Corona: Studi Nutrisi Untuk Kekebalan Tubuh
(Fadhil Ahsan, Nanda Yuli Rahmawati & Fidyah Nanda Alditia)
 Subjek Invetasi
Juara 1
Judul Buku: Who Wants to be a Smart Investor (Penulis : Lukas Setia
Atmaja)
Juara 2
Judul Buku: Investasi Saham ala Fundamentalis Dunia (Ryan Filbert &
William Prasetya)
Juara 3
Judul Buku: Anak Muda Miliader Saham (Andika Sutoro Putra)
 Subjek Media Sosial
Juara 1
Judul Buku: Menggali Pundi-Pundi Lewat Tren Sosial Media (Astrid
Savitri)
Juara 2
Judul Buku: Anak Muda dan Medsos: Memahami Geliat Anak Muda,
Media Sosial dan Kepemimpinan dalam Ekosistem Digital (Alois
Wisnuhardana)
Juara 3
Judul Buku: Panduan Bermuamalah melalui Media Sosial (Dr. H.M
Asrorun Ni’am Sholeh, M.A)

 Subjek Pantun Indonesia
Juara 1
Judul Buku: Semakin Santun karena Berpantun (Achmad Fachrodji)
Juara 2
Judul Buku: Serumpun Pantun Kehidupan (H. Iberamsyah Barbary)
Juara 3
Judul Buku: Antologi Pantun Nasihat: Memumpuk Asa Membangun
Karakter (Sri Margawati, M.Pd)
 Subjek Pembelajaran Jarak Jauh
Juara 1
Judul Buku: Implementasi Social Presence dalam Bimbingan Online-
dalam Konteks Perspektif Komunikasi Personal, Interpersonal dan
Impersonal (Mudafiatun Isriyah & Richardius Eko Indrajit)
Juara 2
Judul Buku: Pembelajaran Kolaboratif Daring Asinkronus (Kasiyah)
Juara 3
Judul Buku: Teknologi Pembelajaran: Implementasi Pembelajaran Era 4.0
(Evi Fatimatur Rusydiyah)

Lomba Perpustakaan Umum Terbaik (Desa/Kelurahan) Tingkat Nasional
Klaster A
1. Perpustakaan Samudra Pustaka, Kab. Blitar, Jawa Timur
2. Perpustakaan Bukuku Guruku, Desa Puro, Kab. Sragen, Jawa Tengah
3. Perpustakaan Cikundul (Percik), Kelurahan Cikundul, Kota Sukabumi, Jawa
Barat
Klaster B
1. Perpustakaan Puska Mandiri, Desa Pekon Puramekar, Kab, Lampung Barat,
Lampung
2. Perpustakaan nigari gantuan Ciri, Kab. Solok, Sumatera Barat
3. Perpustakaan Kerano Kuncoro, Desa Sri Kuncoro, Kab. Bengkulu Tengah,
Bengkulu
Klaster C
1. Perpustakaan Bahagia Mendawai, Kelurahan Bansir Laut, Kota Pontianak,
Kalimantan Barat
2. Perpustakaan Bina Ilmu, Desa Sungai Nyamuk, Kab. Nunukan, Kalimantan
Utara
3. Perpustakaan Cerdas, Desa Sinabatta, Kab. Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Lomba Perpustakaan Sekolah/Madrasah Lanjutan Tingkat Atas Terbaik
1. Perpustakaan Ki Hajar Dewantara SMA Negeri 70 Jakarta, DKI Jakarta
2. Perpustakaan Loka Ghana SMA Negeri 1 Sedayu, Kab. Bantul, DI Yogyakarta
3. Perpustakaan Surya Cendekia SMA Negeri 1 Bobotsari, Kab. Malang, Jawa
Timur

Lomba Bertutur Siswa-Siswi SD/MI
1. Pelangi Tunjung K, Jawa Timur
2. Binar Mutiara Yahya, DI Yogyakarta
3. Najma Hanania Yazid, Banten
Kontributor Indonesia OneSearch (IOS)
1. Perpustakaan Lambung Mangkurat, Provinsi Kalimantan Selatan
2. Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah, Provinsi DKI Jakarta
3. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
4. Perpustakaan Universitas Andalas, Provinsi Sumatera Barat
5. Perpustakaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
6. Perpustakaan Universitas Negeri Malang, Provinsi Jawa Timur
7. Perpustakaan Universitas Sebelas Maret, Provinsi Jawa Tengah
8. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang, Provinsi Jawa Timur
9. Perpustakaan Universitas Kristen Petra, Provinsi Jawa Timur
10. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DI Yogyakarta
Capaian Tertinggi Indikator Kinerja Kunci Urusan Perpustakaan:

 Nilai Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Tertinggi se-Indonesia Tahun
2020: Provinsi DIY
 Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi se-
Indonesia Tahun 2020: Kalimantan Selatan.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.